Suatu pagi kulihat sekumpulan camar
Riuh berkelakar, lempar suara canda hingga tiba mentari kulihat terkapar
Kepak sayap beradu membentang di lapang temaram
Aku tersenyum ...
Terasa kembali damai yang hilang
Langkah kaki perlahan mendekat
Berpasang mata camar ramah menatap
Paruhparuh tajam enggan menikam
Melengking suara nyanyikan arti kebersamaan di lingkar arena
Segala musim bukan permusuhan
Pada gelap syahdu merdu tetap memikat
Aduhai sekawanan camar
Betapa terasa teduh sarangsarang..