(Untuk Yis yang telah terlukis)
percintaan sementara hanya mengulang-ulang tanya, "bagaimana kalau besok (atau selamanya) kita tuntaskan saja rindu-rindu kecil yang terus terkumpul?" agar jadi pergumulan sengit antara kita dan langit.
tapi katamu tak boleh ada ciuman, tak boleh ada pelukan, tak boleh ada punggung
serta kata siksa saat kita bergelut dan mengingat tingkah orang-orang di jalan raya. menertawai mereka yang lupa rasa bir, dan kapan terakhir mencium bibir.
pada akhirnya mereka hanya menanti pulang.
ku-ulang perjalanan serupa, menitip pertanyaan ke siapapun, "bagaimana kalau besok (atau selamanya) kita tuntaskan saja rindu-rindu kecil yang terus terkumpul?" agar kita lelah karena bercinta, lalu lupa kemana pulang.
kupastikan
perjumpaan yang rahasia, kau selalu bergaun bunga.
Bengkulu, Februari 2018
Photo: my camera collection
Foto: koleksi kamera pribadi