Senja di Teratak Tua

Words
264
Reading
2 min
Listen
Play
8y

Belum sah ke Meulaboh jika tidak sempat menikmati senja di salah satu sudut kota ini. Kebiasaan ini pernah kulakukan, dulu, sebelum tsunami, ketika setiap liburan sekolah kuhabiskan di kota ini.

Perjalan ke Meulaboh kali ini sebenarnya tidak pernah ada dalam agendaku setelah liburan beberapa minggu lalu. Pagi sebelum keberangkatan, si kakak kembali membujukku untuk ikut serta, butuh babysitter sebenarnya. Begitu berangkat, otomatis aku masukkan rencana ke pantai di salah satu sore selama kami di sana.

p4qcfk1ca1.jpg

Teratak Tua terletak di jalan Punti, kalau ditanya dimana jalan itu, pastilah gak terbayang di sebelah mana :D. Tapi dengan google map, inshallah gak akan nyasar, karena pas kesana, aku juga pake bantuan google map ini :D

c088cfop8r.jpg

Asiknya, di sini terdapat fasilitas bermain untuk anak-anak. Jadinya, ketika orang tua sibuk ngomongin ini itu, anak-anak gak cuma bengong nungguin makanan yang dipesan, tapi bisa bermain dengan yang lainnya. Tempat bermain ini pun tidak terlalu terpisah dari lokasi duduk-duduknya pengunjung. Jadi gak perlu khawatir, orang tua (baca: babysitter) tetap bisa mengawasi anak-anak bermain

1qcj13utnz.jpg

Makanannya? Seperti kebanyakan juga. Mie instant tetap jadi favorite umat, rujak buah jadi pilihan lainnya. Ada juga kentang goreng yang lumayan oke.

yp8fufd9n1.jpg

Aneka minuman pun tersedia. Kami memesan beberapa kelapa muda, jus pokat untuk si ponakan kecil, dan kopi tubruk.

4j3k6owprf.jpg

Kalau soal rasa, tak ada bedanya tempat ini ataupun tempat lain. Tapi kalau soal nyaman, bolehlah diadu dengan tempat lainnya. Menurutku lokasi Teratak Tua terbilang nyaman sekali, jauh dari bisingnya jalan, suara ombak jadi latar belakang. Sunset di sini juga cantik.

Alhamdulillah, baby sitter dadakan ini keinginannya terpenuhi untuk dapat menikmati suatu senja di pantai selama di Meulaboh.

mhk0g1a8gb.jpg

Senja di Teratak Tua | Ecency