Dalam sebuah diskusi seorang keturunan imigran mengatakan bahwa Soekarno tidak lah sepintar yang dikira banyak orang. Dia pintar karena dikelilingi oleh orang bodoh. Selain itu dia juga merendahkan para pejuang kemerdekaan. Kemerdekaan seperti apa yang dicita-citakan.. ini adalah sebuah ungkapan yang sangat menyakitkan hati rakyat pribumi.
Sekarang baru ketahuan bahwa kalian merasa masih sebagai kasta yang lebih tinggi dari pribumi. Kalian dulu bekerja untuk belanda. Dan sekarang, kalian masih menganggap pribumi sebagai pemberontak dan belanda sebagai pemerintah yang sah..
Yang namanya penjajah ya tetap penjajah. Kalian tak merasakah penderitaan rakyat akibat tanam paksa karena kalian makan roti belanda.
Sungguh , pribumi harus bangkit dan harus meninggalkan kaum asing tersebut. Siapa kaum asing itu? Saya tak akan menyebutkan silahkan para pembaca menebak. Kaum itu suka memakai jubah lebar. Kaum itu menjadi suka memberikan ceramah agama. Kaum itu mengaku keturunan orang mulia. Kaum itu tinggi besar dan berhidung mancung.
Namun sungguh, kami pribumi sangat tersinggung dan tak akan pernah memberikan tempat pada kalian. Jika negeri kalian lebih hebat, kenapa kalian masih tinggal di nusantara? Tengoklah negeri kalian yang luluh lantak akibat perang saudara. Perang saudara yang berlandaskan "agama" Kalian merasa pemegang kunci surga padahal di negeri kalian, kalian saling bunuh sesama bangsa sendiri. Jika pola pikir kalian dibiarkan maka negeri ini yang sudah bersatu diatas perbedaan bisa hancur karena pola pikir kalian yang merasa memegang kunci surga.
Buat saudaraku, jangan pernah dengarkan dan hadiri ceramah agama dari kaum ini, mereka tak punya kebanggan terhadap negeri ini. Mereka hanya akan memecah belah anak bangsa.
Kaum yang tak mengerti balas budi tak layak untuk dihormati.