Salam sejahtera
Apa kabar teman-teman komunitas,berharap kabar baik dan sukses selalu. Terimakasih Indonesia Hive Community. Beberapa hari yang lalu,saya berada di Kota Solo dan berkesempatan mengunjungi istana Mangkunegaran yang dibangun sekitar tahun 1757 menjadi salah satu tempat wisata sejarah.
Pengunjung yang akan mau masuk ke istana Mangkunegaran terlebih dahulu mendaftar, ada petugas yang memakai pakaian khas Jawa. Setelah di daftar,pengunjung menunggu sekitar lima belas menit kemudian di panggil. Waktu itu bertepatan hari libur panjang anak sekolah,jadi cukup panjang antriannya.
Setiap panggilan,petugas memanggil sekitar lima belas orang untuk masuk ke ruang tunggu dan sekalian membeli tiket masuk. Pengunjung yang akan masuk ke dalam komplek istana Mangkunegaran harus mematuhi persyaratan seperti,tidak boleh memakai sendal jepit,tidak menggunakan celana atau rok pendek.
Tidak menggunakan pakaian batik bermotif parang,tidak menggunakan penutup kepala selama di dalam komplek istana Mangkunegaran. Petugas pemandu wisata akan mendampingi pengunjung di dalam komplek istana Mangkunegaran.
Bangunan Khas Jawa Tengah
Jawa Tengah merupakan salah satu pusat kebudayaan Jawa,tempat bersemayam raja-rajanya yang terkenal sejak zaman pra-Hindu. Begitu banyak benda peninggalan kuno, di antaranya bangunan candi yang tersebar di mana-mana sehingga pulau Jawa dijuluki sebagai The island of temple.
Bangunan Jawa lain yang sudah demikian dikenal bahkan bentuknya masih sering dipakai pada beberapa bangunan Indonesia moderen, adalah Joglo. Yaitu bangunan yang bentuk maupun konstruksinya lahir karena falsafah kuno Jawa yang sesuai dengan keadaan situasi kondisi saat itu.
Pendopo agung ini adalah bentuk dari Joglo trajumas yang terdapat di istana Mangkunegaran Kota Solo. Dengan ditunjang oleh 4 buah Soko guru berukir,12 buah soko penanggap di kanan kiri dan 20 Soko penitih di seputarnya.
Bangunan ini berdiri megah mengawali deretan terdepan bangunan-bangunan yang ada di sekitarnya. Dengan luas sekitar 26x33 m, pendopo yang selain berfungsi untuk menerima tamu dan segala permasalahannya dalam kepercayaan tradisional, juga merupakan lambang dari sikap hidup pemiliknya.
Pada bagian belakang bangunan Joglo yang bentuknya menarik dilengkapi dengan permainan lantainya itu, dihubungkan dengan sebuah Pringgitan yang sering digunakan untuk pertunjukan wayang. Selain bentuknya yang menarik, bangunan khas Jawa ini juga kaya akan bermacam detail dan ukurannya yang mempesona.
Tidak mengherankan apabila sampai saat ini masih banyak orang atau pengunjung yang menginginkan kehadirannya di tengah perkembangan arsitektur modern.
Disamping bangunan utama pendopo, di komplek istana Mangkunegaran ada bangunan lain seperti, tempat tinggal Adipati Mangkunegaran, bangunan penerima tamu,ruang makan,taman, dan bangunan fasilitas lain penunjang komplek istana Mangkunegaran.
Terimakasih sudah mampir di blog semoga bermanfaat.
Semua gambar di ambil dengan menggunakan kamera handphone