Unconnect to Connect. Hari Tanpa Internet

Words
236
Reading
2 min
Listen
Play
9y

WhatsApp Image 2018-01-29 at 22.54.06.jpeg
Unconnect to connect with family.

Saya tidak akan mengatakan bahwa ternyata tanpa internet saya masih baik-baik saja. Karena tanpa internet saya memang masih baik-baik saja. Alasannya sederhana: saya sudah sering mengalami hari-hari tanpa internet, bahkan sejak pertama kali mengenal internet zaman dulu, dan memang selalu baik-baik saja. Kau bisa saja mengatakan bahwa gaya hidup zaman sekarang sudah berbeda dibanding sepuluh tahun lalu. Yang paling terlihat adalah sekarang hampir semua orang bisa mengakses internet hanya dari genggaman, bukan saja itu telah menjadi gaya hidup, itu sudah menjadi kebutuhan.

Saya pun harus mengakui bahwa tingkat ketergantungan saya akan internet sangatlah tinggi. Dengan kondisi demikian, seharusnya saya mengalami ‘sakaw’ saat terputus dengan koneksi internet selama dua atau tiga hari. Nyatanya tidak sama sekali.

Macam-macam alasan yang membuat saya tidak punya akses internet. Mati lampu seharian, mudik ke kampung yang berada di pelosok Aceh Selatan, atau karena memang saya sedang tidak ingin. Seperti akhir pekan kemarin ketika kami sekeluarga pergi ke Sigli dan saya terputus dengan koneksi internet, itu boleh dibilang sengaja tidak sengaja. Saya memakai provider S yang siapapun tahu itu tidak akan berguna jika dibawa keluar dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Tetapi saya sengaja tidak berpindah sementara dulu ke provider sejuta umat. Bukan, bukan karena saya kadung cinta dengan S (saya cuma cinta sama SS, Suami Saya), melainkan karena saya sedang tidak ingin.

WhatsApp Image 2018-01-29 at 22.54.23.jpeg

Sesekali, kita perlu dengan sengaja menikmati hari-hari tanpa internet. Kita? Saya saja keleus! Lol.

eky 2.jpg

Unconnect to Connect. Hari Tanpa Internet | Ecency