Persaudaraan Sederhana...

Words
176
Reading
1 min
Listen
Play
9y

Siang-siang tetanggaku datang ke rumah. Dia minta supaya aku dan suamiku bisa main kerumahnya. Ya..., sudah beberapa kali tetangga minta kami main ke rumahnya tersebut.
Akhirnya, karena cukup punya waktu, kami luluskan permintaannya.
Ooolaalaa..., ketika sampai rumahnya malah kami diminta lewat pintu samping, dan menuju ke belakang rumahnya.
Ya sebetulnya walaupun namanya tetangga tapi kami jarang sekali kunjung mengujungi, dan tidak tahu juga kondisi rumah nya seperti apa.
Akhirnya, ketika lewat pintu samping tadi itulah kami melihat sebuah pemandangan.


image


Diantaranya ada kolam dan pondokkan yang sederhana.
Tetanggaku mempersilahkan kami untuk duduk di pondokkannya, dan disitu kami melihat pemandangan kedua yaitu sedang memanggang ikan (ikan bakar).


image


image


image


Heemm...., ternyata ikan ikan itu baru saja diambil dari kolamnya dan langsung dibersihkan lanjut dibakarnya.
Suasana siang yang cerah dan harumnya ikan bakar sangat luar biasa.
Disela menunggu ikan bakar matang, kamipun berbincang akrab dan mempersiapkan hidangan pelengkap lainnya.


image


image


Lauk yg sederhana. ..ikan bakar ditambah sambal dan lalapan.
Undangan sederhana dan persaudaran yang diawali dengan kesederhanaan pula, ternyata membuahkan kenangan yang istimewa.
Terima kasih tetanggaku ketulusan itu sangat berharga.

Salam betterlife@betterlife

Persaudaraan Sederhana... | Ecency