Tubuh Mati, Karya Abadi

apache13(50)
Published in
#story
Words
352
Reading
2 min
Listen
Play
9y

image
Bagi sebagian orang, hidup ini mungkin hanya sebatas mencari kekayaan dan kebahagiaan, sehingga ketika tua mereka bisa menikmati sisa usia dengan tenang. Tapi sebagian yang lain berpikir lebih luas dan jauh. Menembus batas normal, berbeda dari kebanyakan orang. Mereka adalah yang punya keinginan hidup melebihi usia yang telah ditetapkan semesta. Tubuhnya terbujur di dalam tanah, namun namanya tidak kunjung musnah.

Orang-orang yang ingin namanya tercatat dalam sejarah adalah mereka yang selalu berusaha untuk membuat pencapaian. Apa yang dimaksud dengan pencapaian itu? Yaitu sebuah kreasi yang tidak dilakukan banyak orang dan mendapatkan prestasi yang tidak didapatkan oleh banyak orang. Berbeda jauh dari yang dilakukan oleh umum. Kreativitas yang khas, unik, berpengaruh dan menarik.

image
Saat aransemen lagu Apache13 bersama miftaharif@miftaharif

Salah satu contoh dari pencapaian itu adalah menciptakan karya besar yang dianggap penting oleh orang kebanyakan. Atau menjadi yang pertama melakukan dan mendapatkan. Jika hanya jadi pengikut atau mencapai sesuatu yang telah dicapai banyak orang, itu tidak terhitung pencapaian. Misalnya menjadi sarjana. Apakah itu pencapaian? Mungkin iya pada masa lalu, tapi tidak lagi dianggap hebat pada hari ini.

Lebih jauh dari itu, marilah kita mulai berbuat hari ini. Menciptakan karya-karya bagus dan pelan-pelan belajar membuat karya-karya penting. Sehingga, jika pun tak diakui oleh orang lain sekarang, namun tanah ini telah menyimpan apa yang engkau tanam. Pada masanya, karya-karyamu akan tumbuh, berbunga dan memberikan untukmu kelebihan.

image
Itu yang kami pikirkan. Setiap malas berkarya, kami selalu kembali pada sebuah cerita yang juga bagian dari cita-cita kami semua. Bahwa nanti pada masa tua kami akan duduk di balai-balai rumah, dalam sepoi angin sore hari sembari meneguk kopi, akan kami putar kembali lagu-lagu kami. Lagu-lagu itulah yang menjadi bukti kuat bahwa kami pernah menyerahkan diri untuk memajukan seni tanah ini pada masa lalu. Dan tentu saja jika rindu kami memuncak, akan kami hubungi teman seperjuangan. Duduk lagi bersama, mengenang pencapaian kami pada masa muda. Pertanyaannya, bagaimana mungkin kau bisa memiliki sebuah kenangan besar sementara hari ini kau tidak membuat sebuah pencapaian? Atau, kenangan macam apa yang akan kau banggakan kemudian jika hari ini pencapaianmu hanya sebatas menjadi seorang yang sama dengan orang kebanyakan?

Salam nafas karya
Mmmuuaach
apache13@apache13
image

Tubuh Mati, Karya Abadi | Ecency