Curahan Hati Seorang Steemian Newbie

Words
407
Reading
2 min
Listen
Play
9y

images.jpg
sumber image

Seekor anak kerang di dasar laut mengerang sakit lalu mengadu pada ibunya karena dalam cangkangnya terdapat sebutir pasir kecil yang dia rasa tajam dan telah melukai tubuhnya yang lunak. Sang Ibu berkata, “Anakku..”, kata ibunya sambil berderai air mata. “Tuhan tidak memberikan tangan untuk sebuah kerang, jadi maaf Ibu tidak dapat menolongmu nak. Ibu tau bagaimana sakitnya yang kau rasakan sekarang. Tapi, terimalah itu sebagai takdir tuhan nak..”.

Setelah beberapa saat berada dalam diamnya, sang Ibu melanjutkan perkataannya. “Kuatkan hatimu, jangan terlalu banyak bergerak agar pasir itu tidak menusukmu semakin dalam. Kerahkan semangatmu melawan rasa sakit dan nyeri yang menggigit. Balutlah pasir itu dengan getah perutmu. Karena hanya itu yang bisa kau lakukan”, kata sang Ibu dengan lembut.

Lalu, anak kerang itu mendengarkan dan melakukan nasihat ibunya. Tidak ada hasilnya, bahkan rasa sakitnya makin serasa tak tertahankan. Hingga terkadang, ia meragukan nasihat ibunya.

Ia tetap sabar bertahan meskipun seringkali berlinang air mata. Berbula bulan, hingga setahun berlalu. Akan tetapi tanpa disadarinya, sebutir mutiara mulai terbentuk diantara cangkang yang membalut dagingnya. Dan semakin lama, mutiara itu pun semakin membesar. Hingga rasa sakit yang ia alami tidak seperti yang ia rasakan seperti waktu yang telah ia lalui.

Dan sebutir mutiara besar yang utuh dan mengkilat yang memiliki harga mahal terbentuk dengan sempurna di cangkang dan tubuhnya. Air matanya berubah menjadi berharga, karena penderitaannya berubah menjadi sebuah mutiara yang indah. Derita yang telah ia lalui, lebih berharga daripada seribu kerang lainnya yang hanya di santap orang-orang sebagai kerang rebus di pinggir jalan. Sungguh perjuangan yang mengharukan.

Dan itulah yang sedang saya dan mungkin steemian (newbie) rasakan sekarang. Kami masih hanyalah seperti sebuah kerang kecil yang terus berusaha untuk tetap termotivasi untuk terus berjuang di dunia steemit ini. Kami yang masih kecil ini sangat butuh dukungan dari semua senior kami agar bisa sukse, agar bisa menjadi kerang mutiara yang indah. Bukan menjadi kerang rebus yang di jual di gerobak pinggir jalan. Saya yang masih kecil dan lemah ini akan terus berusaha untuk bisa sukses di steemit ini. Tapi terkadang timbul rasa pesimis akibat kurangnya perhatian dari senior kami di steemit ini. Walu begitu saya tidak ingin menyerah.saya ingin berjuang seperti kerang yang bisa menjadi mutiara. Satu kalimat yang
selalu saya pegang teguh ialah bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil.

Semoga kita semua bisa menjadi mutiara di steemit ini.

Terimakasih untuk levycore@levycore dan aiqabrago@aiqabrago sebagai kurator indonesia yang selalu memberi motivasi di artikel artikelnya.

Jenguklah kami yang masih kecil-kecil ini

Curahan Hati Seorang Steemian Newbie | Ecency