This post is from a low-reputation account and contains an unverified outbound link. Be cautious before clicking external links.

Steemit "Ladang" Menulis

Words
304
Reading
2 min
Listen
Play
9y

IMG_4229.JPG

[sumber] (http://www.acehtrend.co/steemit-solusi-cerdas-entas-kemiskinan-di-aceh/)

Bagi saya, menulis adalah cara mengabadikan diri didunia dan berharap mendapat pahala akhirat, semoga saja. Saya menulis dibeberapa media online, tulisan terbanyak saya ada di Acehtrend.co.id milik kanda rismanrachman@rismanrachman dan beberapa media online yang ada di Aceh dan Jakarta.

Setelah cukup lelah dengan pilkada Jakarta, saya kembali membuka media-media online di Aceh, salah satunya AcehTrend.co.id. Melalui media ini saya menemukan artikel mengenai steemit@steemit yang ditulis bang rismanrachman@rismanrachman shttp://www.acehtrend.co/steemit-dan-media-masa-depan/ sebuah tempat nulis yang katanya berbayar dollar. Menurut artikel di Acehtrend.co.id, para penghuni steemit didominasi penulis asal Aceh.

Tentu semakin menarik ingin mengetahui apa itu steemit dan bagaimana menulis disitu. Awalnya sign up saya menggunakan akun dengan username donzakiyamani@donzakiyamani. Mulai saya menulis, namun baru dua artikel saja saya terpaksa berhenti. Rupanya password yang lupa tidak bisa diganti, ini berbeda dengan media sosial lainnya.

Dampaknya, akun donzakiyamani@donzakiyamani akhirnya tanpa pemilik hingga hari ini. Sempat berhenti dengan steemit@steemit hingga suatu hari keponakan saya yang baru pulang dari Bireun menanyakan tentang steemit@steemit. Saya kembali mendaftarkan diri dengan username zakiyamani@zakiyamani

Setelah permintaan di approved pihak steemit@steemit, saya langsung menulis dan mencari serta follow beberapa teman dari Aceh. Sasaran pertama saya akun bang rismanrachman@rismanrachman karena saya percaya ada banyak follower dan informasi menarik diakun tersebut. Benar saja, kemarin (4/3/2018) diberanda bang rismanrachman@rismanrachman langsung saya dapati https://steemit.com/indonesia/@rismanrachman/bukan-kontes-biasa-4-langkah-mendulang-upvote-melalui-komentar

Hari ini saya baca lagi ada https://steemit.com/trending/kontessteemitindonesia dan karena saya benar-benar belum kenal dengan steemit@steemit maka tidak ikut #kontessteemitindonesia tersebut. Namun karena saya senang menulis maka tetap saya tuliskan terkait hal tersebut sambil mencari referensi. Saya menemukan akun abunagaya@abunagaya yang banya memberi informasi tentang prinsip dasar steemit@steemit serta beberapa trik menarik lainnya.

Salah satu tulisan abunagaya@abunagaya ialah buku saku steemit@steemit https://steemit.com/indonesia/@abunagaya/anda-wajib-baca-panduan-awal-buku-saku-steemit yang menceritakan tahapan awal steemit@steemit secara mendasar dan mudah dipahami saya yang awam. Bila menulis dapat bernilai dunia-akhirat, mengapa harus berhenti menulis. Kedepan saya berharap ada bimbingan dari indatu penghuni steemit@steemit sehingga visi lebih jelas.

Steemit "Ladang" Menulis | Ecency