Walking Down a Quiet Street

Words
353
Reading
2 min
4y
Listen to this post
~2 min

Melangkah di jalan yang sunyi
Kukenakan sepatu, tak terikat oleh waktu
Langit membiru, semilir angin menderu
Ku merasakan kebebasan, seolah tiada batas

Menyusuri setiap sudut kota
Kurenungkan arti hidup dan tujuan yang kudambakan
Tiada siapa yang menghalangiku
Ku merasa lepas, tak terkekang oleh apapun

Bebaslah kau berkarya, kau menari, kau bernyanyi
Berbicaralah tanpa takut akan hukuman
Tak perlu terikat oleh ketakutan dan pengekangan
Dunia ini lapang, untukmu mengejar impian

Jangan biarkan kekuasaan mengendalikanmu
Jangan biarkan opini orang lain mengikatmu
Karena kau mempunyai kebebasan untuk memilih
Dan itu adalah hakmu sebagai manusia

Jangan takut mengejar mimpi-mimpi yang besar
Jangan takut keluar dari zona nyamanmu
Karena di dunia ini, kau bebas mencari arti kehidupan
Dan menemukan dirimu yang sebenarnya.


Di dalam keheningan, terdengarlah desahan sunyi
Kehadiranmu, bagaikan bayangan di dinding yang kian memudar
Aku mencoba mengejar, namun kau seolah berlari cepat
Seperti angin yang melintasi padang luas, tak terjangkau olehku

Hatiku terkoyak-koyak, merindukan kehangatanmu
Namun kau telah pergi, meninggalkan aku dalam kepedihan
Menghadapi kenyataan yang tak terbendung, aku terus berjalan
Dalam keresahan dan kehampaan, kucoba bertahan

Matahari terbit dan terbenam, bulan dan bintang menyinari malam
Namun aku masih terjebak dalam kesendirian yang menyakitkan
Kuulang lagi dan lagi, berulang dalam kekosongan tanpa akhir
Hanya sisa kenangan, mengisi jiwa yang kian hampa

Aku berdiri tegak, meski tak kuasa melupakan
Mencari makna dalam arti hidup yang berlalu
Mencari kebahagiaan, di tengah pilu yang membeku
Dalam usaha mencari cinta yang abstrak dan bersemi di hati


Patah hati, luka yang menusuk dalam
Merayap perlahan hingga terlalu meradang
Namun dalam kepedihan, kusadari keindahan
Cinta yang tumbuh di antara kita, begitu tulus dan mulia

Kau adalah bintang yang bersinar di langitku
Membuatku terpesona, tak henti-hentinya terpikat
Namun di antara indahnya cinta kita
Terjalin juga kepedihan yang menusuk dalam

Ketika kita berpisah, aku merasa tersiksa
Namun dalam detak jantungku, kau masih terpatri
Rasa cinta yang tumbuh, sejuta kenangan dan harapan
Meski kau telah jauh, kau masih ada di hatiku

Patah hati ini mungkin takkan pernah sembuh
Namun cinta kita akan terus hidup dalam ingatan
Dan saat kita bertemu lagi di waktu yang tepat
Kita akan menyatukan hati dan mengulang kisah cinta yang romantis

Walking Down a Quiet Street | Ecency