Guru dan Pemimpin

Words
463
Reading
3 min
Listen
Play
9y

Sobat steemians... sering kita mendengar kata – kata Guru dan Pemimpin, bahkan kita langsung bertemu dan beriteraksi dengan guru dan pemimpin. Guru merupakan orang – orang yang mempunyai pengikut serta mengajarkan ilmu dan membimbing muridnya ke arah yang lebih baik, sedangkan pemimpin orang yang mempunyai pengikut serta menuntun dan membimbing pengikut kearah yang lebih baik, so... melihat peran keduanya kita bisa mengatakan mereka itu tidak ada bedanya, sama – sama memberi kepada pengikutnya sesuatu yang lebih baik dalam hidupnya.
Dalam postingan yogaunimal@yogaunimal kali ini ingin menulis tentang perbedaan guru dan pemimpin, tetapi sebelum kita melihat lebih lanjut, saya mengajukan 2 pertanyaan, yaitu :

  • apakah guru bisa menjadi seorang pemimpin ?
  • Apakah pemimpin bisa menjadi seorang guru ?

Kita tidak menjawab dulu pertanyaan tersebut, namun akan terjawab sendiri setelah teman – teman membaca tulisan ini sampai selesai.
Dalam kehidupan di dunia ini tidak ada manusia, jin bahkan malaikat sekalipun yang tidak pernah berguru dalam mencari ilmu, sehebat apa pun manusia tentu pernah belajar pada sesorang, maknannya guru sebagai sumber ilmu bagi kita manusia.selain itu guru merupakan orang yang mempunyai ilmu, tentunya menjadi guru harus pandai walaupun kadang – kadang tidak bijaksana. Kenapa tidak perlu bijaksana ? karena guru hidup dengan ilmu, seorang guru berani mengeluarkan pendapat dan bertindak sesuai dengan ilmunya walaupun bertentangan dengan orang banyak. Sebagai contoh bagaimana Rasul – Rasul Allah dalam menyampaikan kebenarannya kepada umatnya, banyak kisah para Rasul Allah di musuhi oleh umatnya bahkan di usir dari tempat kelahiran. Namun para Rasul tetap pada pendiriannya yaitu menyampaikan kebenaran sesuai dengan ilmu yang diperoleh melalui malaikat jibril. Intinya guru hidup dengan ilmu bukan dengan orang banyak.

Sekarang coba kita lihat pemimpin, dimanapun dan apapun bentuk serta jenis organisasi tentu punya seorang pemimpin. Keberhasilan organisasi sangat tergantung bagaimana kemampuan seorang pemimpin yang memimpin. Dengan demikian seorang pemimpin tentu harus pandai. Namun kepandaian yang harus ada pada pemimpin adalah bukan kepandaian segi keilmuan tetapi kepandaian memimpin. Karena seorang pemimpin kadang – kadang bukan ilmu yang dibutuhkan tapi bijaksana. Karena seorang pemimpin membutuhkan pengikut sebagai kekuatan untuk membangun dan mengembangkan organisasi. maka sering kita melihat kebijakan dan tindakan pemimpin haruslah sesuai dengan keinginan orang banyak walaupun harus bertentangan dengan ilmu logika. Karena pemimpin berjalan bersama pengikut bukan dengan ilmu. Maka jangan heran dan jika pemimpin sering mengambil kebijakan yang tidak masuk akal secara ilmu, karena sebuah kebijakan berasal dari produk politik. Bahkan sebelum pengambilan keputusan oleh pemimpin, lebih terdahulu melihat kondisi dan situasi masyarakat dan kelompok tertentu, lebih mempertimbangkan positif dan negatif terhadap keutuhan organisasi dan kepentingan mempertahankan kekuasaan, makanya kita melihat adanya istilah pemungutan suara (voting) untuk menentukan sebuah pengambilan keputusan.

Teman steemians... yogaunimal@yogaunimal hanya ini yang bisa berbagi dalam postingan kali ini, mungkin kita bisa menyimpulkan tentang Guru dan pemimpin. Tentu keduanya merupakan sosok yang penting dalam membangun bangsa dan negara kedepan.