Well,
Steemian,
Pengenalanku di dunia per'steemit'an masih belum rampung dan sangat masih mendasar, kurun waktu yang bisa dibilang 'sebentar' bisa saja menjadi satu pencarian 'alasan'. Yaah, namanya juga 'alasan' pasti cari-carian.
Membaca tulisan-tulisan steemian yang ada, aku sempat menganggap kaku. Berasa kalimat yang dimuat harus menggunakan bahasa baku, tanpa melebay ria, atau meringkih-ringkih mengikuti bahasa formal buku.
Hipotesis kedua,
semakin kesini, aku merasa akan butuh banyak waktu mengendap di sini, karna selain menulis, juga butuh waktu untuk membaca, mengomentari, memvote, bahkan memfollow steemian lain, sebagai bekal dan modal agar 'reward' yang didapat bisa disebut sebagai 'hasil akhir', juga sebagai ajang silaturahim.
Kedua hipotesis ini menjadi kegundahan dan kegalauan 'sementara' dalam memperoleh gelar 'steemian sejati'. Tersebab barang kali tak andil, untuk beberapa kali.
'Steemit'
Biarkan saja (dulu) aku melebay, melabil, dan meringkih cengengesan di sini.
@Uchi3 28 Mar 2018 pkl. 22.35 WIB
^_~