Malang Kembali (Ina-Eng)

Words
898
Reading
4 min
Listen
Play
9y
Teman-teman Steemians yang saya hormati...

DSC02475.JPG

Malam ketiga ketika kami mengunjungi pemeran pergelangan seni, nuansa dan barang-barang zaman dahulu yang diselenggarakan oleh pemerintah kota Malang yang bertajuk Malang Tempo Doeloe atau juga disebut "Malang Kembali" adalah malam yang sangat berkesan bagi kami.

Luasnya area pergelangan seni dan nuansa tempo doeloe dan banyaknya barang-barang zaman dulu yang dipamerkan membuat kami harus sampai 4 malam mengunjungi untuk dapat melihat semua yang dipamerkan. Ini menjadikan sebuah gambaran bahwa banyaknya barang-barang zaman dahulu dan meriahnya acara.

DSC02462.JPG

Malang Tempo Doeloe (MTD) adalah kegiatan runtin tahunan yang mulai dilakukan sejak tahun 2006 yang bertujuan untuk menemukan jati diri warga Malang. Karena yang disajikan merupakan khas kota Malang dan barang-barang mewah pada zaman dahulu.

Adapun yang dipamerkan di Malang Tempo Doeloe antara lain mulai dari kesenian budaya, aneka lomba musik klasik, fotografi klasik, panggung gembira, bazzar, pesta wisata klasik dan talent muda Malang dan pameran barang-barang dan juga jajanan yang pernah populer di zaman dahulu yang kini sudah sangat sulit kita dapatkan.

DSC02459.JPG

Sepeda ontel salah satunya, sepeda ontel adalah salah satu alat transportasi yang mewah di era tahun 1947. Dulu sepeda ontel bila kita membandingkan dengan satuan harga rupiah hanya dijual sekitar 250 sen (satuan mata uang rupiah yang kini sudah tidak beredar lagi di pasaran).

Begitu juga dengan motor-motor yang dipamerkan disana adalah motor keluaran tahun 1960an yang kini sangat jarang kita dapatkan kecuali pada kolektor barang-barang zaman dahulu. Malahan bila kita hendak membandingkan harganya akan sangat jauh lebih mahal daripada harga aslinya.

image

Uniknya lagi, ada sebuah mobil mewah zaman dahulu yang kami jumpai di pameran tersebut. Entah apa mereknya dan tahun pembuatannya. Menurut sepintas amatan saya ketika kami mengambil beberapa foto mobil tersebut terlihat seperti mobil para bangsawan pada zaman dahulu.

Tidak kalah menarik pula, semua barang-barang pajangan dan jajanan yang disajikan pada acara Malang Tempo Doeloe ini tidak kita jumpai barang-barang atau jajanan hari ini, semua yang tersaji dan terpajang disana merupakan hasil dari kreasi anak-anak bangsa yang kini tidak lagi terlihat di pasar-pasar moderen

DSC02461.JPG

Bagi warga Malang, dengan menampilkan barang-barang zaman dan jajanan zaman dahulu jajanan klasik bukan semata-mata untuk mencari sensasi dan bermegah-megahan, melainkan untuk mengenang kembali memori indah sejarah, hal-hal unik dan budaya pada masa dahulu yang kini sudah sangat sulit kita dapatkan.

Demikian beberapa barang unik, klasik yang dapat saya bagikan pada kesempatan kali ini yang saya abadikan di pameran seni dan budaya yang bertajuk Malang Tempo Doeloe yang dapat saya tunjukkan pada kesempatan kali ini, kiranya ini bermanfaat dan teman-teman steemians menyukainya.


English


Dear Steemians friends...

The third night when we visited art performances, nuances and antiquities organized by the Malang city government, Malang Tempo Doeloe or also called "Malang Kembali" was a very memorable night for us.

The vast area of ​​wrist art and shades of tempo doeloe and the many old-fashioned items on display made us had to spend 4 nights visiting to be able to see everything on display.this makes an illustration that many of the items of antiquity and festive events.

DSC02472.JPG

Malang Tempo Doeloe (MTD) is an annual runtin activity started since 2006 which aims to find the identity of Malang residents.because that presented is typical of Malang city and luxury goods in ancient times.

The exhibition in Malang Tempo Doeloe, among others, ranging from cultural arts, various classical music contests, classical photography, fun stage, bazzar, classic party tours and young talent of Malang and exhibition of goods and also the hawker ever popular in antiquity now it's very hard to get.

Ontel bicycle one of them, bicycle ontel is one of the luxurious transportation in the era of 1947.used to bike ontel when we compare with unit price of rupiah only sold about 250 cents (unit of currency of rupiah which is now no longer circulating in market).

Likewise with the motors on display there is a motor output of the 1960s which is now very rarely we get except the collector of antiquities.even if we were to compare the price would be much more expensive than the original price.

Uniquely, there is a luxury car of antiquity that we met at the exhibition. I do not know what the brand and the year of manufacture.according to my cursory look when we took some pictures of the car looks like a car of the nobles in ancient times.

DSC02466.JPG

No less interesting also, all the items of display and snacks presented at the event Malang Tempo Doeloe is not we meet the goods or snacks today, all presented and displayed there is the result of the creation of children of the nation that is now no longer visible in the modern markets

For the citizens of Malang, by displaying the goods of ancient times and jajanan classic jajanan not solely to seek sensation and glory, but to commemorate the beautiful memory of history, unique things and culture in the past which is now very difficult we get.

Such are some of the unique, classic items that I can share on this occasion that I have captured in an art and cultural exhibition entitled "Malang Tempo Doeloe" which I can show on this occasion, it is worthwhile and my steemians love it.


To read the first writing please click the link below :

Part I

Part II


Salam Komunitas Steemit Indonesia

image


Thanks for Taking the Time to Visit my Blog.
Have a Wonderful Day ♨
subkiusman@subkiusman
Malang Kembali (Ina-Eng) | Ecency