Halo sahabat steemian
Booming STEEMIT telah menjadi sebuah magnet baru dalam platform dunia sosial, bahkan steemit semakin diminati selama ini karena memberikan penghargaan berupa reward kepada setiap konten dengan standarisasi tertentu dari jumlah upvote dan reestem.
Dalam platform dunia sosial steemit, di Aceh penggunanya sangat mendominasi di bandingkan dengan provinsi lain di Indonesia. Pemakaian tags Aceh telah mencapai puluhan ribu, sebuah indikasi yang menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat Aceh dalam menyambut media sosial berbasis sangat tinggi.
Di beberapa Kabupaten/Kota di Aceh telah terbentuk komunitas steemit seperti Komunitas Steemit Indonesia (KSI) yang berdomisili di kota Lhokseumaw, Nanggroe Steemit Community (NSC) yang tergabung dengan sejumlah besar anggota di Aceh Utara dan Lhokseumawe dan Bireun Steemit Community (BSC), komunitas seperti ini sangat perlu dibentuk untuk berbagi informasi dan saling kerja sama dalam mendapatkan reward.
Semua komunitas membuat pertemuan intens untuk pengembangan steemit kedepan, sehingga pengguna pemula sangat mudah mendapatkan informasi, baik tentang cara pendaftaran, tentang konten postingan atau hal-hal lain tentang steemit.
Salah satu komunitas steemit di bawah KSI yang sangat aktif mengkampanyekan steemit
kepada masyarakat adalah Nanggroe Steemit Community (NSC). Komunitas ini walau baru terbentuk, namun banyak pihak yang kemudian tertarik ingin bergabung, di sini ada beberapa spesialis yang mampu memberikan jawaban terhadap pertanyaan apapun menyangkut steemit, katakanlah @binjeeclick atau nama aslinya Tgk.Hendra, laki-laki dengan penampilan sumringah ini sangat mengerti tentang seluk beluk sistematis steemit.
Selain itu ada pula Petinggi Komunitas yang lain seperti @abunagaya,
@safwaninisam dan juga anggota team lain yang siap membantu. sangat banyak intisari yang bisa di ambil ketika bergabung dengan komunitas NSC, apalagi yang selama ini aktif memposting konten, namun tidak memperhatikan kaedahnya, sehingga konten yang bagus menjadi tidak bernilai hanya karena kesalahan teknis.
Kesalahan utama dalam membuat postingan adalah tentang ejaan bahasa yang benar, penempatan titik koma, referensi bahkan sampai dengan usia postingan. semuanya harus sesuai arahan kurator, misalnya berapa lama dalam sebuah postingan akan di upvote, bolehkah kita lansung upvote terhadap konten kita setelah kita posting, atau menunggu beberapa saat minimal 15 menit misalnya seperti yang disampaikan kurator indonesia @levycore.
Nah, semuanya harus benar-benar diperhatikan agar postingan kita lebih berkualitas, karena steemit sebenarnya tidak lansung bermuara kepada reward, tapi kita harus memperindah postingan dahulu agar orang-orang akan tertarik dengan konten kita.
Sebagai kurator Indonesia @levycore dan
@aiqabrago, begitu juga dengan kurator game
@jodipamungkas, mereka sangat sering hadir memenuhi undangan NSC, sehingga bagi penulis konten bebas bisa lansung konsultasi dengan kurator.
Begitu juga dengan penulis game, bisa konsultasi dengan kurator game lansung @jodipamungkas yang juga sering hadir dalam diskusi group. Sangat menarik tentunya ketika dalam postingan nanti tidak akan sia-sia, bisa bermanfaat buat orang lain dan kembali reward kepada penulis sendiri. (hs)
salam kompak NSC
Bila tertarik dengan postingan saya silahkan upvote, reestem dan follow saya di @hasanuddin
thanks