Standar Operasional Prosudur (SOP).

Words
192
Reading
1 min
9y
Listen to this post
~1 min


Standar Opesional Prosudur atau yang sering disingkat dengan SOP adalah sabagai alat pedoman kerja, salat ini dibutuhkan untuk kenyamanan bersama, baik penerima layanan maupun pemberi layanan. Fungsi SOP

Bagi pemberi layanan seperti disebutkan di atas adalah sebagai pedoman baginya dalam menjakankan aktivitasnya. Jadi kemungkinan dia disalahkan atas suatu produk kerjanya menjadi sangat kecil apabila dia konsisten berpedoman pada SOP yang ada, jikapun ada hasil kerja yang kurang memuaskan tapi dia sudah melaksanakan pekerjaannya sesuai SOP yang berlaku yang dokumentnya ditanda tangani oleh atasannya (dokumentnya sah menurut hukum) maka yang bersangkutan tidak dapat disalahkan.



SOP menurut saya bersifat dinamis, jadi jika terjadi hal seperti saya sebutkan diatas, dimana pekerja sudah bekerja sesuai SOP tapi hasil kerjanya kurang memuaskan, maka SOP-nya harus dievaluasi. Sebenarnya menurut saya, (dari berbagai referensi), SOP itu memang harus dievaluasi secara berkala, baik evaluasi kesesuaiannya maupun evaluasi pelaksanaannya.

Bagi Penerima layanan. Sop menjadi pegangan untuk mereka memerima kepastian layanan.

Bagi Atasan/Pimpinan, SOP menjadi salah satu dasar atau alat pengukur kinerja pegawai dengan cara-cara yang ilmiah dan bisa dipertanggung jawabkan

Demikian , postingan ini, isinya adalah pandangan atau pendapat pribadi saya yang kebenarannya masih dapat didiskusikan kembali. Semoga bermanfaat.

Salam, saifuddin73@saifuddin73

Standar Operasional Prosudur (SOP). | Ecency