Menyelamatkan Alam dengan Steemit.

Words
265
Reading
2 min
Listen
Play
9y

Berkembangnya teknologi informasi pada abad 20 ini, memudahkan berbagai macam aktivitas dalam semua urusan, tentu kemudahan ini ada yang berdampak positif ada juga dampak negatif.

20171016_124426-01.jpeg

Kali ini saya akan mengambarkan sedikit tentang manfaat yang di dapatkan pada prosesi perkuliahan saya, tepatnya mata kuliah Antropologi Linguistik yang di bimbing oleh bapak teukukemalfasya@teukukemalfasya.

Mungkin hal ini juga perlu di coba oleh sahabat steemians dimanapun sahabat berada, yang kami lakukan itu dalam mengumpulkan tugas harian tidak lagi menggunakan jasa mesin Foto copy, dikarenakan kami mengumpul itu menggunakan blog pribadi di steemit, dengan catatan semua mahasiswa atau mahasiswi harus membuat Taggar pada tulisan masing-masing dengan Taggar : 'linguisticantropology'.

20171010_111339.jpg
M.Akmal 'Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Malikussaleh',sedang menanam pohon di depan Aula Fakultas.

Mungkin ini kedengarannya simple dan sangat mudah  akan tetapi ini berdampak besar dan sangat baik sekali terhadap kelangsungan kehidupan, lalu sahabat steemians bertanya, Kok bisa???, Berikut akan saya gambarkan.

Saat mahasiswa mengumpul tugas dengan cara Print Out, baik  itu makalah, artikel dan tugas lainnya, mahasiswa secara tidak langsung sudah menebang pohon, karena kertas yang kita gunakan sehari-hari itu di produksi dari kayu yang katanya menjaga oksigen di dunia ini.

Screenshot_2017-10-16-14-54-35-1.png
Bapak teukukemalfasya@teukukemalfasya

Karena Kayu, Alam dan Air akan di nikmati oleh Anak, cucu dan cicit kita, tentu sangat tidak  berlebihan jika dalam hal ini saya dengan bangga memberikan pujian dan ucapan Bapak luar biasa untuk bapak teukukemalfasya@teukukemalfasya, karena ide yang beliau berikan juga telah menyelamatkan kelangsungan kehidupan dan keindahan Alam.
20170812_125552.jpg
Taman Nasional Gunung Lauser, Ketambe, Aceh Tenggara

Sahabat stemians yang baik budi, juga harus coba ya, hehe, karena kalau bukan kita yang menjaga alam kita siapa lagi,

Menyelamatkan Alam dengan Steemit. | Ecency