This post is from a low-reputation account and contains an unverified outbound link. Be cautious before clicking external links.

Review Microphone Shure SM-58

Words
458
Reading
3 min
Listen
Play
9y

Mikrofon Shure SM-58 adalah jenis mikrofon vokal kardoid dinamik yang kerap kali digunakan untuk kebutuhan panggung. Tentu ada alasan mengapa mikrofon dinamik yang satu ini cukup populer dan menjadi pilihan untuk penyanyi ketika show di panggung. Ternyata jenis mikrofon yang satu ini cukup mempuni dalam urusan menghasilkan output vokal yang jelas, lantang, bright, real, flat dan sensitifitasnya juga sangat baik.
1517813586629.jpg
Seperti yang pernah saya jelaskan di postingan sebelumnya tentang review beberapa mikrofon yang cocok untuk panggung, yang mana salah satu review-nya adalah mikrofon Shure SM-58 (baca di sini), bahwa mikrofon Shure SM-58 bisa dijadikan mikrofon dinamik andalan untuk panggung. So, kali ini coba kita ulas lebih rinci dan lebih mendetail lagi tentang mikrofon Shure SM-58. Baik itu dari kelebihan maupun kekurangannya.
Screenshot_2018-02-01-19-21-13_com.google.android.youtube.png

Pengujian ketangguhan body Shure SM-58
(Source)

Mikrofon Shure SM-58 ini dirancang menggunakan material yang mempuni, yaitu solid metal. Sehingga body-nya cukup tangguh dan bandel jika sewaktu-waktu terjatuh atau terbentur. Pabrikan Shure juga menyematkan sistem shock-mount di dalam seri mikrofon SM58 untuk menjaga kestabilan membran di dalamnya, sehingga mikrofon ini cukup efektif dalam mengurangi kebisingan atau noise yang diakibatkan oleh getaran atau goyangan ketika mikrofon digunakan dalam genggaman dan dibawa dengan gerakan yang agresif. Dengan kualitas yang bagus dan eksistensinya di dunia musik sudah sejak lama, pantas saja jika mikrofon SM-58 ini disebut-sebut sebagai mikrofon legendaris.
11551049_800.jpg

Membran Shure SM-58 (Image Source)

Teknologi canggih lainnya yang ditanamkan dalam SM-58 adalah tipikal polar cardoid-nya yang sangat baik dalam menerima sinyal bunyi atau suara. Selain itu juga mampu meminimalisir feedback atau dengung jika sewaktu-waktu harus bernyanyi dengan jarak yang dekat dengan sound monitor.
shure-sm58-polar.png

Polar cardoid Shure SM-58
(Image Source)

Menurut saya, hanya sedikit kekurangan yang dimiliki oleh Shure SM58, yaitu masih membutuhkan bantuan EQ (equalizer) tambahan dari perangkat mixer untuk menghasilkan suara vokal yang bagus. Sebab keluaran audio vokal yang dihasilkan dari mikrofon ini sangat flat, dan real. Jadi, untuk tujuan pertunjukan musik, khususnya vokal tentu audionya perlu diolah lagi di mixer agar karakter audio vokal yang keluar menjadi bagus seperti karaker audio vokal pada umumnya ketika pertunjukan musik. Selain itu kekurangan teknis lainnya pada Shure seri SM-58 adalah tidak menyematkan switch on-off, kecuali pada seri SM-58 beta/s.

Jadi kesimpulannya, untuk pemilihan mikrofon panggung, Shure SM58 menjadi opsi yang tepat dengan banyak keunggulan yang diberikannya. Tidak hanya itu, untuk kebutuhan studio musik pun, jenis mikrofon ini jadi pilihan yang cocok, dengan harga yang masih tergolong murah, yang mana kisaran harganya sekitar 1.5 juta rupiah.
1278122_670756986270813_1281000745_o_1517491352624.jpg
Pengalaman saya pribadi selama menggunakan mikrofon Shure SM-58 bisa dikatakan cukup memuaskan, nyaman dan leluasa ketika bernyanyi dan bergerak di panggung. Sampai saat ini belum pernah mengalami kendala atau keluhan apapun setiap menggunakan mikrofon tersebut. Oke sahabat Steemian music lovers, semoga ulasan di atas bisa menjadi referensi dalam memilih mikrofon yang ideal untuk kebutuhan panggung atau studio musik.

Review Microphone Shure SM-58 | Ecency