SINAR KU BERWARNA SAGA (PUISI)

Words
178
Reading
1 min
Listen
Play
9y

1185129_614315148663018_1428977665_n.jpeg
PENULIS: POPON

Saat sinar berwarna saga,
Melebur dengan belaian ombak
Malam perkasa menggenggam
Alam mendekap dengan cahaya
Bulan diantara senja merona kau terbangun dari lelapnya siang
Di pucuk2 harapan? Bergerombolan keluar sarang

Menerawang dalam gelap layaknya penyamun
Bergeriliya di antara pohon berbuah ranum seantero jagad.
Tatapan mu tajam di kegelapan lengah para pemimpin
Penciumanmu mengalahkan hembusan angin
Tanganmu bergetah perekat
Tak lekang jika hujan mendera

Penyamun negeri bersayap drakula laksana batman
Memetik buah bergizi di atas pohon brankas besi.
Bergelantungan di ujung ranting berisi duit
Jika ranting tergelupas kau terbang ke pohon lain
Dengan brankas melekat disela jemari mu.

Bergerombolan di bawah pelukan bulan
Membongkar isi persada
Jutaan kubit emas di perut bumiku kau rampas ketika kami terlelap
Jutaan barel minyak kau hisap dengan moncong mu.

Kau terbangkan lewat samudera ke pucuk-pucuk gunung
Jumlah mu ribuan banyak
Bersarang di pohon rindang dipenuhi rupiah
Pohon besar nan rimbun, kini tampak layu.

Daunnya kerontang karena terpaan kotoran para kampret,
Cabang dan ranting mulai rapuh menahan beban
Jika angin menerpa pohonku
Ranting dan daun menyusut
Susut tak terurus

SALAM KEPADA PENGUASA

SINAR KU BERWARNA SAGA (PUISI) | Ecency