Perfoma Shopee Affiliate Video 22 dan 23 September 2025

Words
942
Reading
5 min
Listen
Play
6h

Performa Shopee Affiliate Video: Melihat Perkembangan dari 22 ke 23 September

Beberapa hari sebelumnya saya menulis tentang pengalaman menjalani aktivitas sebagai affiliate Shopee, termasuk rutinitas membuat video setiap hari.

Kali ini saya ingin melanjutkan catatan tersebut.

Saya kembali melihat laporan performa Shopee Video, dan kali ini ada dua data yang cukup menarik untuk dibandingkan, yaitu 22 September dan 23 September 2026.

Bagi saya, laporan seperti ini bukan sekadar angka. Ini adalah semacam catatan perjalanan dari aktivitas membuat konten setiap hari.

Performa 22 September 2026

Pada 22 September, laporan menunjukkan:

  • Video dengan pendapatan: 8 video
  • Ditonton: 53,4 ribu
  • Rata-rata durasi menonton: 1 menit 29 detik
  • Klik: 419
  • Pesanan: 24
  • Produk terjual: 36
  • Penjualan: Rp1,2 juta
  • Komisi kotor: Rp47,2 ribu
  • Pembeli: 24 orang

Ada beberapa angka yang cukup menarik di sini.

Dalam satu hari, video-video yang saya buat mendapatkan sekitar 53.400 tayangan.

Dari jumlah tersebut tercatat 419 klik, kemudian menghasilkan 24 pesanan dengan total 36 produk terjual.

Artinya, jumlah produk yang terjual lebih banyak daripada jumlah pesanannya. Ini menunjukkan bahwa ada pembeli yang membeli lebih dari satu produk.

Dari transaksi tersebut, nilai penjualan yang tercatat mencapai sekitar Rp1,2 juta.

Sedangkan komisi kotor yang tercatat adalah sekitar Rp47.200.

Jadi, sekali lagi, nilai Rp1,2 juta merupakan nilai penjualan, bukan jumlah penghasilan affiliate yang saya terima.

⸻

Bagaimana dengan 23 September?

Sehari setelahnya, yaitu 23 September 2026, angkanya berubah.

Laporannya menunjukkan:

  • Video dengan pendapatan: 5 video
  • Ditonton: 29,8 ribu
  • Rata-rata durasi menonton: 1 menit 12 detik
  • Klik: 447
  • Pesanan: 13
  • Produk terjual: 20
  • Penjualan: Rp771,4 ribu
  • Komisi kotor: Rp44,1 ribu
  • Pembeli: 13 orang

Kalau hanya melihat jumlah penonton, performa 23 September memang lebih rendah.

Dari 53,4 ribu tayangan pada tanggal 22, turun menjadi 29,8 ribu tayangan pada tanggal 23.

Begitu juga jumlah pesanan, dari 24 pesanan menjadi 13 pesanan.

Produk yang terjual turun dari 36 menjadi 20 produk.

Nilai penjualan juga turun dari sekitar Rp1,2 juta menjadi Rp771,4 ribu.

Tetapi ada satu angka yang justru menarik perhatian saya.

Klik justru meningkat

Pada 22 September terdapat 419 klik.

Pada 23 September menjadi 447 klik.

Artinya, meskipun jumlah penonton turun, jumlah klik justru naik sekitar 6,7%.

Ini menjadi pengingat bagi saya bahwa jumlah views bukan satu-satunya angka yang perlu diperhatikan dalam affiliate.

Kadang sebuah video bisa mendapatkan banyak penonton, tetapi belum tentu banyak orang yang tertarik membuka produk.

Sebaliknya, jumlah penonton bisa lebih sedikit tetapi orang yang melihatnya mungkin lebih tertarik terhadap produk yang ditawarkan.

⸻

Ada satu angka yang juga menarik: durasi menonton

Pada 22 September, rata-rata durasi menonton tercatat:

1 menit 29 detik.

Sedangkan pada 23 September:

1 menit 12 detik.

Berarti terjadi penurunan rata-rata durasi menonton.

Ini juga menjadi bahan evaluasi bagi saya.

Dalam membuat video affiliate, ternyata bukan hanya soal bagaimana mendapatkan penonton sebanyak mungkin. Bagaimana membuat orang bertahan menonton juga penting.

Saya jadi semakin merasa bahwa membuat video affiliate sebenarnya merupakan proses belajar yang terus berjalan.

⸻

Komisi tidak selalu mengikuti jumlah views

Ini mungkin salah satu hal yang paling saya rasakan selama bermain affiliate.

Kalau melihat data dua hari tersebut, perbedaannya cukup jelas.

22 September

53,4 ribu views
419 klik
24 pesanan
36 produk terjual
Rp1,2 juta penjualan
Rp47,2 ribu komisi kotor

23 September

29,8 ribu views
447 klik
13 pesanan
20 produk terjual
Rp771,4 ribu penjualan
Rp44,1 ribu komisi kotor

Dari sini saya belajar bahwa views, klik, pesanan, produk terjual, dan komisi adalah angka yang berbeda dan masing-masing mempunyai cerita sendiri.

Tidak bisa hanya melihat satu angka kemudian langsung menyimpulkan keseluruhan performa.

⸻

Grafik penjualan juga menarik

Pada laporan tanggal 23 September, grafik menunjukkan adanya beberapa lonjakan penjualan pada waktu-waktu tertentu.

Ada kenaikan pada pagi hari, kemudian kembali muncul pada sekitar siang, sore, hingga malam.

Ini membuat saya semakin tertarik memperhatikan kapan sebuah video mendapatkan transaksi.

Karena terkadang aktivitas penjualan tidak berlangsung secara merata sepanjang hari.

Ada waktu yang sepi.

Kemudian tiba-tiba muncul transaksi.

Lalu kembali sepi.

Dan beberapa jam kemudian muncul lagi.

Sebagai affiliate, saya hanya bisa terus membuat konten dan memberikan kesempatan kepada setiap video untuk ditemukan oleh calon pembeli.

⸻

Dua hari, dua pelajaran

Kalau saya melihat dua laporan ini sebagai sebuah pengalaman, saya mendapatkan beberapa pelajaran sederhana.

Pertama, konsistensi tetap penting.

Saya memang berusaha membuat setidaknya 7 video affiliate setiap hari. Tidak semua video menghasilkan, tetapi semakin banyak konten yang dibuat, semakin banyak pula peluang yang tercipta.

Kedua, jangan hanya mengejar views.

Views memang penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah apakah orang tertarik mengklik produk dan akhirnya melakukan pembelian.

Ketiga, hasil setiap hari bisa berbeda.

Tanggal 22 terlihat lebih tinggi dalam beberapa metrik utama, sementara tanggal 23 mempunyai jumlah klik yang lebih tinggi meskipun views lebih rendah.

Artinya, perjalanan affiliate memang tidak selalu naik terus.

Kadang naik.

Kadang turun.

Kadang ada video yang tiba-tiba bekerja dengan baik.

Kadang video yang kita kira bagus justru biasa saja.

Dan mungkin itulah bagian menarik dari menjadi affiliate.

⸻

Terus membuat video dan terus belajar

Bagi saya, angka-angka di laporan performa ini bukan sekadar angka penghasilan.

Saya menganggapnya sebagai rapor dari aktivitas membuat konten setiap hari.

Dari sini saya bisa melihat apa yang terjadi setelah video-video tersebut dipublikasikan.

Berapa orang yang menonton?

Berapa yang bertahan menonton?

Berapa yang melakukan klik?

Berapa yang akhirnya membeli?

Dan berapa komisi yang dihasilkan?

Saya masih terus belajar membaca semuanya.

Karena saya sadar, menjadi affiliate bukan pekerjaan yang hasilnya selalu sama setiap hari.

Yang bisa saya lakukan adalah terus mencoba, terus membuat konten, dan terus memperbaiki cara membuat video.

22 September: Rp47,2 ribu komisi kotor.

23 September: Rp44,1 ribu komisi kotor.

Dua hari yang berbeda, dengan hasil yang berbeda pula.

Dan besok, saya akan kembali membuat video lagi.

Karena di dunia affiliate, mungkin saja video yang kita buat hari ini justru menjadi video yang menghasilkan di kemudian hari.

Perfoma Shopee Affiliate Video 22 dan 23 September 2025 | Ecency