Jungle Trekking: Seeing Orangutans in Their Natural Habitat
[ENG]
Hello, my dear friends. On my second day in Bukit Lawang, I had planned to go on a jungle trek to see the orangutans’ natural habitat and some other wildlife if we’re lucky, we might even spot them up close. I woke up very early because I was so excited about the plans for Day 2. The remnants of last night’s rain left the air feeling incredibly refreshing as morning arrived.
[IND]
Hai guys. Hari kedua di bukit lawang, aku sudah berencana untuk melakukan jelajah hutan untuk melihat habitat asli orangutan dan beberapa fauna yang kalau beruntung kita bisa kita temukan langsung di dalamnya. Aku bangun pagi-pagi sekali karena sangat excited sama rencana di hari ke 2. Sisa-sisa hujan tadi malam meninggalkan udara yang sangat menyegarkan saat pagi tiba.
[ENG]
I walked around for a bit, enjoying the fresh air, and when I returned, a few little friends had already stopped by the guesthouse terrace some wild monkeys had come looking for food maybe or they just want to said hello, it seemed but unfortunately, according to the rules, we weren’t allowed to feed them directly.
[IND]
Aku berkeliling sebentar menikmati udara dan saat kembali sudah ada beberapa teman kecil yang singgah di teras penginapan, beberapa monyet liar datang mencari makanan sepertinya atau hanya sekedar menyapa, tapi sayangnya sesuai peraturan kami tidak boleh memberi makanan mereka langsung.
[ENG]
After changing clothes, my group and I got ready to enter the forest, accompanied by one guide. Trekking and entering the forest must be done with a guide it’s an absolute rule for entry. We entered the forest by climbing many steps to reach the top. As a beginner, honestly, it was quite exhausting to make it to the top. But along the way up, we were still able to enjoy some of the beauty around us, like this small stream.
[IND]
Setelah mengganti baju aku dan rombonganku bersiap untuk masuk ke dalam hutan dengan didampingi 1 orang pemandu. Treking dan masuk hutan wajib didampingi oleh pemandu dan itu adalah peraturan mutlak untuk masuk ke dalam. Kami memasuki hutan dengan menaiki banyak anak tangga untuk bisa sampai ke atas. Sebagai pemula, jujur ini cukup melelahkan untuk bisa sampai ke atas. Tapi di sepanjang perjalanan menuju ke atas kita tetap bisa menikmati beberapa keindahan yang ada di samping seperti jalur kecil air seperti ini.
[ENG]
Once we reached the top, we still had to walk a bit further to enter the forest. Before long, we came across a Thomas’s leaf monkey or, as it’s coolly nicknamed, the “funky monkey” because of the upright tuft of hair on its head. This species is found only in the forests of Sumatra; its grayish fur and tiny face immediately piqued everyone’s curiosity and drew their attention. Oh, and the rule is to maintain a minimum distance of 7 to 10 meters when we encounter wildlife in the forest for the safety and comfort of both us and the animals. They do prefer to stay up high for their own protection.
[IND]
Sesampainya di atas kita juga masih harus berjalan lagi untuk bisa masuk ke dalam hutan. Tidak berapa lama kami sudah berjumpa dengan seekor Thomas Leaf Monkey atau nama kerennya adalah funky monkey karena jambul di atas kepalanya yang tegak. Spesies ini hanya ada di hutan Sumatra, warna bulunya yang keabuan dan wajahnya yang mungil langsung membuat semua orang penasaran dan melihatnya. Oh iya peraturannya adalah minimal jarak 7 sampai 10 m saat kita bertemu satwa di hutan ya demi keamanan dan kenyamanan kita dan mereka. Mereka memang lebih suka di atas karena untuk proteksi diri mereka.
[ENG]
After seeing the “funky monkey,” we continued deeper into the forest to see orangutans. Partway through the journey, I came across a monitor lizard that was quite large. It was strolling leisurely toward the forest.
[IND]
Setelah bertemu dengan si funky monkey kami lanjutkan perjalanan ke dalam untuk bertemu orangutan. Di tengah perjalanan aku bertemu dengan monitor lizard yang ukurannya cukup besar. Dia sedang berjalan santai menuju hutan.
[ENG]
Not long after entering the forest, an orangutan was spotted not far from where we were; its distinctive fur color immediately caught my eye. It was up in a tree, swinging from branch to branch. We were quite lucky today, we saw as many as four orangutans. It was truly moving to be able to see orangutans up close, as they are an endemic species that must be protected and preserved.
[IND]
Tidak lama setelah memasuki kawasan hutan, seekor orang utan berada tidak jauh dari lokasi kami, warna bulunya yang khas langsung tertangkap mata, ia sedang di atas pohon dan terus menggelayut ke pohon lain, hari ini kami cukup beruntung karena bertemu sampai 4 ekor utan, ini sangat mengharukan mengingat aku bisa bertemu langsung dengan orangutan yang merupakan satwa endemik yang harus dilindungi dan dilestarikan.
[ENG]
After seeing the orangutans, we decided to head back and continue our descent, we took a different route on the way down. The total time from when we set out until we emerged from the forest was 3 hours, a fairly short trip, but a very meaningful one for me. Actually, there’s another option if you want to go down: you can go tube rafting on the Bahorok River. Of course, that’s a lot of fun, but for now, I wanted to walk down. Okay, that’s all for today. Thank you for stopping by
[IND]
Setelah bertemu orang utan, kami memutuskan untuk kembali dan melanjutkan perjalanan turun, kami mengambil rute yang berbeda saat turun ke bawah, total kami berangkat sampai kembali keluar dari hutan adalah 3 jam, perjalanan yang cukup singkat tapi sangat berarti bagiku. Sebenarnya adalah pilihan lain jika ingin turun ke bawah, kalian bisa melakukan tube rafting di sungai Bahorok, tentu saja itu sangat menyenangkan tapi untuk saat ini aku ingin berjalan kaki untuk turun ke bawah. Oke sekian untuk hari ini, terimakasih sudah berkunjung.