Sawah ini terletak di Kecamatan Kutabaro Aceh Besar, atau tepatnya di Gampong Cotpreh. Masyarakat disini mayoritas petani yang menghabiskan waktu sehari-hari di sawah mereka.
This rice field is located in Kutabaro Aceh Besar subdistrict, or precisely in Cotpreh village. The people here are the majority of farmers who spend their daily time in their fields.
Petani disini masih menanam dan memotong padi dengan cara tradisional. Mereka belum menggunakan teknologi canggih layaknya petani-petani modern di daerah lain karena keterbatasan modal.
Farmers here still plant and cut rice in the traditional way. They have not used advanced technology like modern farmers in other regions due to limited capital. .
Meski bukan dalam pertanian skala besar, tapi petani di Cot Preh mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dengan menanam padi dua kali dalam setahun dengan memanfaatkan air irigasi.
Although not in large-scale agriculture, but farmers in Cot Preh able to meet the needs of his life by planting rice twice a year by utilizing irrigation water.
Selain mendapatkan beras untuk dikonsumsi keluarga, kebanyakan petani di Cot Preh ini juga menjual hasil panen mereka untuk memenuhi kebutuhan lain dalam rumah tangga. Bahkan hasil panen juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.
In addition to getting rice for family consumption, most farmers in Cot Preh also sell their crops to meet other household needs. Even crops are also used to meet the educational needs of their children.
Sawah Di Desaku | Ecency
Cuando el suelo desaparece: La lucha por proteger a mis hijos y levantar un nuevo caminosov77 ·