Sepatu Pribumi #Sepatu Gambee

Words
213
Reading
1 min
Listen
Play
9y

Oleh penduduk pribumi, sepatu ini dijuluki dengan sepatu gambee (sepatu karet). Posisinya sangat berpengaruh terhadap lintasan medan yang terjal dan menantang.

Sepatu gambee memiliki daya penggerak yang hampir setara dengan kekuatan Jeep 4 WD (Wheel Drive). Tanpa hambatan, seorang pendaki gunung (masyarakat pribumi) yang hendak mencari kayu bakar, mencari rotan, atau memotong rumput untuk hewan peliharaan, dengan mudah akan melewati daerah bebatuan dan berlumpur.

20180326_215451.jpg

Sepatu gambee tidak melintas di daerah perkotaan, dan tidak beredar bebas di kalangan dinas. Masyarakat pribumi lebih menikmati dan memakai sepatu gambee dalam beraktivitas di kebun atau sawah.

Secara konkret, sepatu ini hampir sama dengan model sepatu bola kaki. Solnya yang khas, mampu bergerak dalam keadaan berlumpur, serta sanggup mendaki dalam keadaan yang terjal. Padahal bahan yang digunakan hanyalah karet, bukan kulit rusa ataupun kulit buaya.

20180326_215318.jpg

Harga sepatu gambee benar-benar berpihak kepada rakyat. Hanya dengan Rp20.000 (dua puluh ribu rupiah), masyarakat pribumi sudah bisa membawa pulang sepasang sepatu gambee ke tempat yang semestinya. Mereka akan segera berpetualang.

Tentang kualitas jangan pernah diragukan. Meskipun terbuat dari karet, masa aktifnya berlaku sampai waktu yang tak terhingga. Sepatu gambee memiliki pertahanan yang kuat, asalkan masyarakat pribumi senantiasa menghindarinya dari kobaran si jago merah.

20180326_215658.jpg

Sebuah batu, sedang mananti kehadiran sepatu gambee. Moga saja, sepatu gambee akan selalu memberikan perlindungan untuk telapak kaki rakyat.

Sepatu Pribumi #Sepatu Gambee | Ecency