Andai saja Abu Thailand bekerja sebagai salah satu anggota dari tim National Geographic (NGO), sungguh reputasinya akan melejit dengan mudah. Namun hal itu tak mungkin terjadi, Abu Thailand hanya seorang warga biasa yang menetap di desa Kumoto.
Akibat keseringan bergaul dengan alam, Abu lazim melihat hal-hal yang jarang dilihat oleh masyarakat umum. Tidak mubazir kalau dikatakan dua puluh lima persen dari mata beliau mewakili lensa kamera NGO.
Sebagai contoh, siang tadi Abu Thailand bertemu dengan serangga aneh yang menurut prediksinya belum pernah diberi nama oleh satu pun masyarakat desa Kumoto.
Abu sendiri merasa bingung, serangga itu mengenakan seragam padang pasir. Beliau mengakui bahwa selama pergaulannya dengan alam, baru kali ini ia melihat serangga yang patut disegani.
Akibat minimnya pemahaman tentang sisi kelebihan dan kelemahan serangga padang pasir yang baru dilihatnya, Abu mundur tujuh langkah. Beliau tidak mau mengambil risiko andai tiba-tiba serangga itu marah dan menyerangnya. Abu berupaya mencari titik aman.