Jalan adalah area bebas yang dapat digunakan oleh semua orang dapat tanpa larangan. Jalan merupakan milik bersama, digunakan bersama untuk kepentingan masing-masing.
Banyak orang mengeluh kondisi jalan hari ini. Semakin besar dan lebar malah semakin sering terjadi kecelakaan. Setiap hari atau kadang dalam satu hari bisa beberapa kali.
Hati-hati adalah perintah yang sering kita dengar ketika orang pamit bepergian. Tapi ketika musibah datang itu seperti tiada. Kita yang hati-hati orang lain tidak. Ada saja yang namanya penyebab. Jalan cepat atau jalan lambat sama saja. Kalau sudah musibah tidak bisa dihindari.
Ketika musibah datang selalu saja ada yang disalahkan, dan seakan akan kita selalu yang benar. Padahal jika kita telisik bersama tidak ada seorangpun yang ingin musibah apalagi menjadi penyebab musibah. Hati-hati penting tapi istiqamah lebih penting
Menabrak, ditabrak, jatuh, masuk lobang, masuk parit, disenggol adalah sebab untuk menjadi musibah kepada kita. Dan wajib menerima sebagaimana wajib hati-hati.
Kita semua memerlukan jalan untuk memcapai tujuan. Tidak semua orang dapat mencapai tujuan jika Allah belum meridhai. Jangan salahkan siapun jika musibah datang tapi mari bermuhasabah dan tanyakan kenapa. Anda pasti akan mendapatkan jawabannya.
Jalan itu tetap ada rintangan. Sebagaimana kita memohon Ihdinasshirathal mustaqiim. Tentu kita selalu berharap dan selalu ada saja rintangan yang kita hadapi untuk sampai di tujuan.
Semoga menjadi renungan bersama
Salam