BERDIRI megah di pusat kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Islamic Center atau Almarkazul Islami Lhokseumawe menampilkan nuansa Timur Tengah di tanah Aceh yang di pinggiran. Berdirinya Islamic Center ini membangkitkan kembali ingatan kita tentang sejarah kejayaan Kerajaan Islam Samudera Pasai (Samudera Pase) yang tercatat dalam sejarah sebagai Islam pertama di Indonesia.
Tahap pertama proyek pembangunan Islamic Center ini dimulai dengan membangun masjid agung yang strukturnya begitu besar dengan susunan kubah kubah yang berlimpah. Pusat Islam Kehadiran ini merupakan contoh yang belum pernah dilakukan untuk orang-orang Aceh dan rakyat Lhokseumawe khususnya paska bencana gempa dan tsunami yang meluluhlantakkan wilayah itu beberapa tahun lalu.
Bangunan Islamic center ini memang belum sepenuhnya rampung. Nantinya Pusat Islam ini akan dilengkapi dengan fasilitas fasilitas penunjang selain Masjid Agungnya sendiri terdiri dari: Gedung Serba Guna, Gedung Pustaka, Diniyah / Sekolah, Museum & Rumoh Aceh, Mess / Wisma Tamu, gerai-gerai / Kios Makanan dan Soevenir, Taman kanak- kanak dan Taman Pengajian Al-Qur'an (TPA) dan Rumah Imam Besar. Proyek ini memang begitu besar dan membutuhkan dana yang tidak memadai Ketika membangun sesuatu yang membutuhkan waktu yang cukup lama. Disebut di dalam situs resmi Islamic Center Lhokseumawe, berikut adalah tujuan dan fungsi Islamic Center Lhokseumawe yang ingin di capai dan latar belakang pembangunan Islamic Center tersebut dengan beberapa pengeditan seperlunya.