Entah berapa puluh rangkaian masa yang kuikat dengan kata
Dibagian jejak-jejak tapak dan nafas yang tercetak di udara
Semua sajak-sajak terkandung derita juga tawa bahagia
Di latar belakang hamparan ilalang pada langit yang berwarna jingga
Kamu, sujana sayangku
Maka tak akan kubiarkan cerita kita koyak dan tak bisa terpakai lagi
Tak boleh ada yang mati karena aku lebih ingin dikurung sepi merindui
Biarkan kuteriaki semua kisah lalu kita setiap pagi hari
Pada fajar, pada gawai, pada derai hujan jika menepi
Aku akan membuatnya abadi
Sudah terlalu lama aku melumatnya sendiri
Menelan getar-getir di dada sambil bernyanyi
Dan sekarang aku ingin berbagi biar semesta merasai
Bagaimana buruknya aku yang sudah lama sekali patah hati
Kutulislah sajak-sajak yang kunamai namamu
Yang setiap malam kurapal sambil menyeduh susu
Nanti kita bertemu di mimpiku karena aku sungguh rindu
Terima Kasih sudah berkunjung dan meluangkan waktu membaca serta untuk upvotenya