Dengan kaki cinta kau menempuh
Lorong kebun kopi
Kaki cinta melangkah dan melangkàh
Hingga tiba ditengah
Lalu menyàksikàn hàmparan kopi berwarna merah
Dengan tangan cinta kàu memetik
Buah kopi berwarna merah
Terbayang belànja dapur
Àkan dapat diatur
Keperluan anak sekolah
Dapat diatasi sudah
Dengan ayunan rasa cinta
Kau menanam kopi
Dengan luapàn cinta
Kau memetik kopi
Dengan rasa bahagia
Kau menerima harga kopi.
Banda Aceh, 03.04.16