Halo teman-teman yang budiman dimana pun kalian berada, doaku semoga masih diberikan keluasan rejeki dan keberlimpahan kesehatan.
Makan dan minum merupakan sebuah kebutuhan dasar bagi makhluk hidup, terutama manusia.
Cerita kali ini tentang putra pertama saya, dia lebih sering menangis meminta makan dibanding meminta mainan sebagaimana anak pada umumnya.
Di sebuah pagi, setelah dia terbangun dari tidur panjang seperti biasa meminta makan, untuk sarapan, namun terkadang ada sesuatu yang menghalangi. Semisal nasi dan lauk belum matang, karena saya selaku orang tua terkadang lupa mengecek persediaan nasi di dalam ricecooker.
Saking laparnya, terkadang dia meminta makan seolah-olah sedang meminta sesuatu yang sangat mahal. Padahal cuma minta makan. 馃槶 Hal ini kerap kali terjadi.
Rejeki memang sudah dibagi-bagi, jatah rejeki sudah ditakar, saya percaya itu.
Selaku bapak, hanya mampu berharap, supaya mereka tidak kelaparan dan semoga selalu dilancarkan jalan rejeki.
Maaf, bagi siapa saja dari teman-teman yang membaca tulisan ini, semisal diantara kalian ada yang sampai menyisakan makanan dan dibuang begitu saja, saya cuma mau bilang "Jangan begitu kawan, mubazir..kami disini berjuang untuk makan.."
Alhamdulillah malam ini ada yang memberi kita nasi kotak, lihat foto dibawah.
Terlihat sangat menikmati hidangan pemberian karena berisi daging dan lauk yang lezat.
Sekali lagi, bagi pembaca tak perlu iba apalagi bersedih, karena toh nyatanya kami masih riang gembira.
Saya yakin betul setiap kita akan diberikan kesempatan emas, hanya menunggu waktu yang tepat. Kalau teman-teman sedang di dalam posisi yang berkecukupan, jangan lupa untuk berbagi, dan bagi saya dan orang-orang senasib, teruslah optimis dan bersabar.
So, mungkin suatu saat nanti sata akan tertawa melihat tulisan ini, karena begitu indah masa-masa itu.
Salam Hangat
@kisanak