Aku selalu percaya jika dibenci atau disukai, kita tetap ada di hati mereka. Tetap diingat dalam kecintaan, dan tetap diingat dalam kebencian. Belum lama ini aku mendapat sebuah gambar diriku sendiri dari teman Facebook, padahal aku tidak mengenalnya. Tapi entah mengapa dia begitu tlaten menggambar wajahku.
gambar
asli
Ketika aku bertanya kenapa menggambar wajahku? Dia pun dengan enteng menjawab, "suka lihat"
Ya, aku sadar. Mungkin ketika ribuan mata sedang membenci kita? Sesungguhnya ada satu atau dua pasang mata yang tetap menilai kita positif.
gambar kedua, dari orang yang berbeda
Dan intinya cukup simple, ketika kita merasa diri kita tak berguna dan tak layak tercipta? Yakinlah ada di luar sana, manusia yang tetap mendukung kita dengan tulus dan tetap menyukai kita apa adanya.