Salam steemians
Diawal tahun 2018 ini ada sebuah harapan baru bagi steemians di Indonesia, dan harapan yang paling besar adalah investasi jangka panjang dalam platform steemit yang menjadi harapan baru bagi pengembangan dunia usaha.
Kurator indonesia @levycore dan
@aiqabrago menuliskan dua catatan yang berbeda, terutama tentang perkembangan steemit di indonesia, magnet steemit yang sangat luar biasa telah terbentuk beberapa komunitas di bawah Komunitas Steemit Indonesia (KSI), sebagaimana yang tulis oleh
@levycore dalam sebuah postingan baru-baru ini.
Dalam catatan @levycore dapat di lihat rilis komunitas yang telah terbentuk di Indonesia di bawah KSI yang menurut kesimpulan pula saya di bagi dalam tiga wilayah, pertama yang tergabung dalam komunitas sumatra, termasuk di dalamnya Aceh, yang kedua, yang berada dalam dalam komunitas pulau Jawa, termasuk Jogja, dan yang ketiga yang tergabung dalam komunitas Bali, semua berada di bawah payung KSI.
Kalau saya amati dari semua komunitas, Nanggroe Steemit Community (NSC) di Aceh berada di peringkat yang sangat tinggi, selain KSI, dari semua komunitas yang ada di Indonesia, ini artinya pengguna steemit Indonesia masih sangat di dominasi oleh Aceh.
Kalau memang asumsi ini benar, maka sudah sepatutnya bagi kurator memberikan perhatian lebih kepada steemians Aceh, tetapi bukan harus mendiskriminasi steemians daerah lain di Indonesia, ini hanya sebagai bentuk apresiasi yang tinggi terhadap atensi mereka.
Sementara kurator Indonesia @aiqabrago menuliskan sebuah tulisan denga judul "Steemit Investasi Jangka Panjang", tulisan ini sekilas menjadi pencerahan bagi steemians Indonesia yang mungkin ada kekhawatiran tentang investasi di steemit.
Ada kekhawatiran selama ini tentang masa depan steemit, sewaktu-waktu ada kebijakan yang dapat menghambat tujuan investasi itu sendiri, atau apa yang harus di pertahankan oleh seorang steemians, sehingga harus cepat-cepat mencairkan SBD yang telah terkumpul.
Padahal menurut @aiqabrago, seorang steemians itu punya modal besar yang sedang do pertaruhkan di steemit, sehingga modal tersebut harus dijaga, agar semuanya terbayarkan pada suatu saat nanti.
...modal jangan dilihat dalam arti yang sempit seperti uang (cryptocurrency termasuk di dalamnya). Waktu, tenaga, pikiran dan berbagai ide yang di curahkan dalam sebuah postingan termasuk modal
Sunstansinya bisa difahami, bahwa selama ini kita telah berbuat sesuatu untuk tujuan investasi jangka pangjang, tapi kita masih khawatir, sehingga nilai investasi hanya tertuju pada jumlah materi, dan mengabaikan sisi lain yang lebih penting.
Nah, dari dua catatan tersebut hendaknya dapat memotivasi kita untuk bisa berkarya dan berinvestasi. Kalau tidak justeru kita akan kembali menjadi penonton ketika kesempatan yang telah terpampang di depan mata kita abaikan.
Bila tertarik dengan tisan saya silahkan upvote dan resteem.
Follow saya di @hasanuddin.