Memilih Biji Kopi, 1900

Words
155
Reading
1 min
Listen
Play
8y

Siapa tidak kenal kopi? Aromanya yang khas dan kuat serta kandungan kafeinnya yang adiktif membuat kopi memiliki banyak penggemar di seluruh dunia.

Kopi adalah salah satu komoditas ekspor Indonesia. Sejarah kopi di Nusantara dalam skala besar dimulai di era pemerintah kolonial Belanda. Permintaan kopi yang tinggi di pasar Eropa mendorong naiknya harga kopi, sehingga mendorong pembukaan lahan-lahan hutan untuk dijadikan perkebunan kopi.

Pada abad ke-19 terjadi penurunan kualitas ekologi di Pulau Jawa akibat pembukaan hutan secara besar-besaran untuk dijadikan perkebunan kopi. Pemerintah kolonial Belanda memberlakukan tanam paksa untuk komoditas kopi karena harganya yang tinggi di pasar Eropa. Corak perekonomian Hindia Belanda yang ekstraktif ini masih dapat kita jumpai sekarang, dengan mudah dapat kita jumpai perkebunan-perkebunan kopi dan teh yang luas serta tambang-tambang peninggalan masa Belanda.

Di bawah ini adalah foto pekerja perempuan dan anak-anak sedang memilih kopi dengan seorang mandor yang berdiri mengawasi. Foto ini diperkirakan diambil pada tahun 1900 atau sebelumnya.

Memilih Biji Kopi, 1900. Onnes Kurkdjian, Spaarnestad..jpg

Foto: Onnes Kurkdjian/Spaarnestad

Memilih Biji Kopi, 1900 | Ecency