Suasana Ramadan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena batasan sosial yang diterapkan pemerintah akibat Korona, jaga jarak, tak berada di area publik dan bla..bla..bla..entahlah. Banyak rencana tak berjalan, bahkan silaturrahmi langsung sesama teman jadi terhalang. Banyak undangan tak berani datang.
Tapi ajakan dari sebuah grup terpaksa kupenuhi, yaitu berbuka puasa di rumah anak yatim di Gampong Serba Jaman Baroh, kecamatan Tanah Luas Aceh Utara.
Berbuka puasa seperti ini belum pernah ku lakukan, apalagi langsung di rumahnya. acaranya sangat sederhana, hanya makan-makan bersama agar hati riang. ya meriangkan mereka yang baru berduka.
Menariknya lagi, saya dan teman-teman harus bekerja keras untuk menyediakan menu berbuka yang nikmat. salah satunya ikan bakar. Ikan bandeng (ikan Mulus) yang baru dipanen di sebuah tambak jadi pilihan bahan baku utama.
Racikan bumbu untuk melumas Bandeng sudah disiapkan. kata yang beli, bumbu itu diracik khusus dari sebuah warung makan terkenal di kawasan itu. Sore itu hujan terus mengguyur, sempat terpikir ikan tak akan matang. tapi berkat upaya keras dan pikiran cerdas, api dan bara tak padam sampai ikan siap di santap. Bravo teman-teman, kapan-kapan acara serupa kita ulang.