Kopi Solo (sendiri)

fahrur(53)
Published in
#story
Words
252
Reading
2 min
Listen
Play
8y

Ngopi lagi

Ngopi kali ini beda, ceritanya cuaca memang sudah kelihatan mendung dan mau turun hujan namun saya memaksakan diri untuk keluar karena ada keperluan mendadak. Dari tempat saya ke tempat tujuan itu sekitar 4 kilo meter dan benar saja, sampai di tempat tujuan kira - kira 5 menitan langsung disambut ujan lebat banget. Alih - alih menunggu hingga hampir 30 menit akhirnya ujan sedikit reda. Karena saya tidak bawa mantel alias tidak punya lalu cepat - cepat nancap gas namun baru beberapa ratus meter hujannya kencang dan lebat kembali.

Akhirnya sayapun memutuskan untuk berhenti kembali di salah satu doorsmer untuk berteduh, karena gak sabar lagi menunggu akhirnya saya ingat kenapa gak sekalian aja ngopi sambil nunggu hujannya reda dan cafe buat ngopi itu sekitar 300 meter lagi dari tempat saya berteduh. Dengan perkiraan basah sekitar 30 persen lalu saya tancap gas lagi dan sampai di cafe yang dituju, tanpa fikir panjang langsung saya pesan Espresso dengan gula dipisah.

image

Tapi setelah hampir setengah jam'an menunggu hujan tak kunjung reda dan duduk sendiri seperti orang bodoh maka saya pesan satu piring mie pakek telur berharap hujan segera reda dan saya bisa langsung pulang karena memang sudah mau masuk waktu magrib.

image

Namun harapan tinggal harapan, hujan pun belum ada tanda - tanda akan reda dan mau tidak mau harus tunggu hujannya reda . Mie pun udah musnah dari piring sekarang duduk sambil mencet - mencet layar smartphone buat bikin postingan ini. Cerita yang unfaedah bukan..?

Terimakasih banyak buat yang sudah menyempatkan membaca.

Kopi Solo (sendiri) | Ecency