Untuk kesekian kalinya pemuda itu bermimpi tentang ratu Bilqis, salah satu ratu tercantik pada generasi Nabi Sulaiman AS. Kali ini mimpinya diminta untuk menemani sang ratu menghadap baginda Sulaiman. Tak lama pemuda itupun datang dengan segala pesona lengkap beserta kuda sederhana bermerk Astrea Grand tahun 1995 nya. Sang Ratu tersenyum melihat kesederhanaan Virgo, demikian nama sang pemuda. "Kemanapun Ratu ingin pergi, saya siap menemani," sapa pemuda. "Baiklah Virgo, sudikah kiranya kau antar aku menghadap baginda Sulaiman," jawab sang Ratu.
Sekejap saja Virgo dan sang Ratu menuju istana Sulaiman. Tak sampai bait lagu Havana terselesaikan, merekapun sampai di istana Sulaiman. "Alangkah indahnya istana ini, sungguh teramat mahsyur Baginda Sulaiman, " gumam sang Ratu. "Iya Ratu, sedemikian mulia baginda Sulaiman hingga lantai kaca ini seolah tampak begitu maya, awas hati-hati Ratu, pegang erat pundakku dan kupastikan Ratu tenang menghadap Baginda Sulaiman," kata Virgo. "Bagaimana kau tahu jikalau aku sedang gugup?" tanya Ratu. "Bukankah Ratu telah memberitahu pada mimpiku yang kemarin," jawab Virgo. "Benarkah? Apa aku juga telah memberitahu padamu hasil pertemuanku dengan Baginda Raja?" tanya Ratu penasaran. "Dalam mimpiku yang ketujuh, Ratu memberitahu bahwa Baginda Sulaiman meminta pada Allah agar Ratu hidup kembali di sebuah negara bernama Indonesia dan menjelma menjadi seorang perempuan cantik disana hingga seorang pemuda yang lahir di bulan September akan menemukan Ratu dalam mengembaraannya," jawab Virgo.
Dan berabad-abad lamanya setelah era Baginda Sulaiman telah menjadi cerita, negara Indonesia pun lahir. Tanggal 19 Oktober 2013. Kenapa tidak tanggal 17 Agustus 1945? Karena Virgo masih dalam mimpi ketika menuliskan kisah ini.
(cerita fiksi ini diambil dari novel "Virgo" karya Sagitarius yang terkubur bersama brankasnya Qorun)