"Jangan pernah menyerah,sebelum engkau mencobanya"
Kalimat diatas bak sebuah mantra ampuh bagi jiwa-jiwa petualang dan memiliki keyakinan untuk bisa mewujudkan impian. Setidaknya hal itulah yang menjadi salah satu kekuatan saya dalam membangun usaha, semenjak masih di bangku kuliah,menjadi seorang wirausaha adalah sebuah keharusan. Dan saya menjalaninya dalam kurun waktu yang tidak singkat (2009-2022/sekarang).
"Never give up, before you try it"
The sentence above is like a powerful mantra for adventurous souls and has the confidence to be able to make dreams come true. At least that's one of my strengths in building a business, since I was in college, being an entrepreneur is a must. And I lived it in a short period of time (2009-2022/present).
Fokus pada sebuah tujuan awal,saya mencintai bidang ini. Beragam bidang kewirausahaan pun telah saya coba dalam kurun waktu 13 tahun; mulai dari membuka warnet,warung kelontong,fashion store,Kembang api,Pengepul barang bekas,hingga makanan, sungguh sebuah kalkulasi perjalanan yang panjang.
Focus on an initial goal, I love this field. I have tried various fields of entrepreneurship in the past 13 years; starting from opening internet cafes, grocery stalls, fashion stores, fireworks, used goods collectors, to food, it's really a long journey calculation.
Jatuh-bangun dalam mencoba memulai sebuah usaha sudah biasa,tidak ada kata menyerah adalah inti dari semua yang dilakukan. Kita bisa saja gagal dibidang terdahulu,namun siapa tau dengan mencoba di bidang ke selanjutnya ada harapan baru disana. Ya begitulah sebuah perumpamaan jika ingin dijabarkan.
Ups and downs in trying to start a business are common, never giving up is the essence of everything that is done. We may fail in the previous field, but who knows by trying in the next field there will be new hope there. Yes, that's a parable if you want to explain.
Akhir tahun 2019 lalu, pandemi covid19 menghantam perekonomian siapa saja,tidak peduli,pedagang,kecil,pengusaha,karyawan,atau bahkan buruh. Jangan tanya lagi nasib pengangguran pada masa itu; karena saya salah satu dari sekian juta jiwa pengangguran di Indonesia.
At the end of 2019, the COVID-19 pandemic hit anyone's economy, no matter, traders, small businesses, entrepreneurs, employees, or even workers. Do not ask again the fate of unemployment at that time; because I am one of the millions of unemployed people in Indonesia.
Meski memiliki sedikit tabungan hasil monetisasi konten melalui blog Hive,namun saat itu tidak dapat mencukupi kebutuhan primer dalam keluarga saya. Kalau tidak salah harga coin hive saat itu sempat jatuh di harga IDR 1.900 rupiah.
Even though I had a small amount of savings from content monetization through the Hive blog, at that time it couldn't meet the primary needs in my family. If I'm not mistaken, the price of coin hive at that time had fallen to IDR 1,900 rupiah.
Saya pun bermanuver dan mencoba peruntungan di sebuah warung makan yang notabene dikelola oleh seorang sahabat lama saya, dia pun tidak berpikir panjang dan langsung menerima saya sebagai karyawan tanpa harus terlebih dulu mengajukan aplikasi. Saya menganggap Tuhan sudah mulai membuka jalan bagi saya melalui sahabat saya saat itu; minim pengalaman di bidang kuliner "Sate" Saya yang sudah terbiasa berdagang harus memulai dari nol, ya hanya sebagai tukang cuci piring di gerai yang kini memiliki nama Sate Sagobi.
I also maneuvered and tried my luck in a food stall which incidentally was managed by an old friend of mine, he didn't think long and immediately accepted me as an employee without having to submit an application first. I thought God had started to pave the way for me through my best friend at that time; lack of experience in the culinary field "Sate" I, who is used to trading, had to start from scratch, yes only as a dishwasher at an outlet which now has the name Sate Sagobi.
Ini jalan Tuhan buat saya, tentu saya harus menjalaninya meskipun ada rasa kekhawatiran akan masa depan saya akan menuju kemana. Sahabat tetaplah sahabat,meski saya salah satu karyawannya,Ia terus saban hari memberikan semangat bagi saya untuk terus belajar.
This is God's way for me, of course I have to live it even though there is a sense of concern about where my future will lead. Friends are still friends, even though I am one of his employees, he continues to inspire me every day to continue learning.
Tanpa terasa,dengan segala pembelajaran yang saya terima selama 1 tahun 4 bulan, akhirnya saya dipercaya untuk mengemban tanggung jawab baru; menjadi pengelola di cabang rumah makan yang baru saja di buka di kawasan Kota Lhokseumawe.
Without realizing it, with all the learning that I received for 1 year and 4 months, I was finally trusted to take on new responsibilities; became the manager of a restaurant branch that had just opened in the Lhokseumawe City area.
Lagi-lagi Tuhan memberi jalan lebih baik lagi bagi saya, di akhir tahun 2021 saya membuka cabang Sate Sagobi di warung yang saya sewa dengan pembagian hasil bersama. Berkah ini tentu saja bukan hanya milik saya, ada keluarga yang terus mendukung dari awal hingga bisa berdikari saat ini.
Again, God made a better way for me, at the end of 2021 I opened a Sate Sagobi branch in a shop that I rented by sharing the results together. This blessing is of course not only mine, there is a family who has continued to support me from the beginning until I can be independent today.
Selama 3 bulan terakhir, saya pun mencoba melatih karyawan baru dan mengajari mereka untuk bisa menjadi seorang pedagang Sate Sagobi. Dan semua itu berjalan lancar hingga kini, mereka adalah angkatan kedua di Sate Sagobi yang kini terus belajar untuk bisa lebih maju tentunya. Jangan pernah menyerah sebelum mencoba!
For the past 3 months, I've been trying to train new employees and teach them how to become a Sagobi satay trader. And everything has been going smoothly until now, they are the second batch in Sate Sagobi who are now continuing to learn to be more advanced, of course. Never give up before try it!
| Camera | Sony A6000 |
|---|---|
| Category | Photostory |
| Location | Lhokseumawe-Aceh |
Warm Regard
Marechausee Adventura 馃檪