WHY STEEMIT SHOULD CARE ABOUT INDONESIA
Beberapa waktu ini di Steemit terdengar keluhan yang berasal dari komunitas Indonesia dan Aceh. Mereka menipu, menjiplak, tukang copas (salin dan tempel), ngemis upvote, tidak punya etika, dan banyak hal buruk lagi lainnya. Saya sendiri tidak menyangkal hal ini ada, karena telah mengalaminya sendiri secara langsung dari beberapa anggota pada komunitas Indonesia dan Aceh.
Tapi, saya juga mengalami hal yang sama dari anggota komunitas lain di Steemit. Pada kesempatan ini, Saya hendak memberi tahu alasan mengapa kita tidak boleh mengabaikan dan merendahkan komunitas Indonesia dan Aceh. Pada kesempatan ini juga, Saya ingin memberi alasannya dibalik mengapa Anda perlu mendukung komunitas Indonesia dan Aceh yang disertai dengan data dan sedikit statistik tentang komunitas ini.
Sekarang , Mari berbicara tentang peluncuran sebuah situs sosial media. Apa saja yang penting bagi keberhasilannya? Di penghujung hari, salah satu faktor kunci keberhasilan situs sosial media adalah besar lalu lintas pengguna. Semakin banyak pengguna, semakin besar lalu lintas data, semakin besar lalu lintas, semakin banyak pula pengguna. Masing-masing menjadi menimbulkan efek bola salju satu sama lainnya.
Sekarang mari kita bicara sejenak tentang peluncuran situs bisnis online. Sebagai contoh kita ambil Udemy sebagai contohnya. Situs Udemy, bagi anda yang belum familiar merupakan penyedia kursus online terbesar di dunia dengan lebih dari 20 juta pengguna/siswa. Pada peluncurannya di tahun 2010, Udemy merupakan situs yang pertama jenis ini. Udemy memungkinkan seseorang dapat menjadi instruktur dan kursus pada semua topik dan dengan apapun kualitasnya diperbolehkan. Peran Instruktur disini sangat dihargai, karena instrukturlah yang merekomendasikan serta membawa siswa baru ke situs Udemy, inilah faktor yang disukai karena sekaligus berperan sebagai media promosi pemasaran dari bisnis kursus yang dijalankan oleh Udemy.
Pada tahun-tahun awal keberadaan Udemy, Udemy tidak terlalu ambil pusing dengan isi kursus secara keseluruhan. Untuk waktu yang panjang, Udemy mereka membiarkan pola kursus yang menawarkan pendekatan cepat 'kaya' dengan menghasilkan uang secara cepat dari bisnis online. Hal yang sama dilakukan oleh @jerrybanfield yang melakukannya dengan sangat baik hal ini di Steemit .... Ini adalah kursus yang membawa pengguna, kursus yang meningkatkan lalu lintas data. Meskipun ini bukan seperti idealitas yang di ingikan Udemy untuk jangka panjang, Udemy menggunakan cara ini untuk keuntungan mereka dan pada saat yang sama mencapai tingkat pertumbuhan yang stabil, efek bola salju meningkat pesat, Barulah Udemy melakukan perubahan.
Dari apa yang bisa saya ingat, perlu waktu selama 5 tahun untuk mendapatkan siswa 10 juta siswa. Inilah saatnya mereka berubah, mereka berhenti mendukung kursus yang tidak sesuai dan bahkan mengeluarkan instruktur yang paling produktif dengan peringkat teratas dari situs. Tentu hal ini tidak menjadi masalah karena bola saljunya telah bergulir dengan cepat sekarang dan dalam rentang 2,5 tahun ke depan, Udemy tumbuh dari 10 juta siswa menjadi 20 juta siswa dan sekaligus meningkatkan kualitas kursus yang mereka tawarkan dan menyingkirkan apa pun yang bisa mendapat memberikan penilaian negatif.
Apa hubungannya hal ini semua dengan Komunitas Indonesia dan Aceh di Steemit ?
Masyarakat Indonesia di Steemit berkembang pesat, melihat grafik di bawah ini yang menunjukkan pertumbuhan pesat sejak akhir Oktober.
Terjadi peningkatan 58 % dalam jumlah penulis yang memposting tulisannya pada Steemit sejak awal 2018 pada komunitas ini. Ini merupakan angka yang sangat besar dan berada di atas rata-rata kebanyakan komunitas lainnya di Steemit. Dan ini dikarenakan ada orang-orang Steemit yang berasal dari komunitas Indonesia dan Aceh yang bekerja sangat keras. Ada pertemuan yang diadakan secara teratur, dan dengan mudah bagi siapa saja untuk menemukan posting tentang ini dan sebagian besar posting ini memiliki foto dengan Steemains memegang logo steem sebagai bukti bukti bahwa mereka berdiskusi mengenai Steemit. Saya tidak melihat orang sebanyak ini bertemu di komunitas manapun bila dibandingkan dengan pertemuan yang ada di Indonesia.
Liputan media di Indonesia semakin kuat. Simak informasi ini yang dibagikan pada link berikut.
Hal-hal seperti inilah yang sangat penting bagi Steemit. Pertumbuhan, Lalu Lintas, Pengguna, Lebih banyak Lalu lintas , Lebih banyak pengguna. Dan Indonesia terus maju. Indonesia membantu Steemit mencapai tingkat lalu lintas yang dibutuhkan agar bola salju mulai melaju dengan kecepatan tinggi.
Satu perbedaan besar antara Steemit dan Udemy adalah pengaturan diri sendiri dan keberadaan sistem pembayaran. Di Udemy, 'menggunakan' instruktur untuk meningkatkan lalu lintas dan kemudian memberi penghargaan kepada mereka. Di Steemit, kita memilih postingan apa akan kita hargai. Simak saja besar lalu lintas data serta publisitas yang dibawa komunitas Indonesia ke Steemit. Untuk tahap awal pertumbuhan platform, semua konten dibutuhkan. Baik konten yang bagus maupun konten yang buruk, memang kedengaran agak aneh.
Sekarang, mari kita bicarakan mengenai konten buruk dan bagaimana kita bisa mencoba untuk memperbaiki situasi ini di Steemit
Steemit dipenuhi oleh konten yang tidak baik. Sampah terdiri dari spam dan plagiarisme ada dimana-mana. Untuk posting ini, mari kita panggil semua 'konten buruk' kolektif ini. Setiap komunitas dan setiap tag pasti memiliki konten yang buruk juga. Kita tidak akan pernah bisa sepenuhnya menghilangkan karakter dan sifat ini dari dunia online.
Dengan mendidik dan memberi bantuan, ada banyak penulis yang berubah dan melakukan perbaikan. Tanda-tanda perbaikan nampak dari anggota komunitas Indonesia dan Aceh yang mendidik anggota mereka setiap hari tentang etika, plagiarisme dan spam. Mungkin bukan saya yang melakukannya, mungkin saya tidak melihat dan mencari dengan cukup keras tapi saya benar-benar tidak melihat ini terjadi dengan fokus seperti pada tag 'Art' atau 'photography'
Masyarakat Indonesia menerima nasehat dan teguran tersebut. Lihat posting ini dari @imammalkimas untuk berbagi pesan yang telah saya sampaikan kepada komunitas ini
https://steemit.com/promo-steem/@imamalkimas/kunci-melakukan-yang-terbaik-dalam-komunitas
Dan ada juga @kisrael. setelah tertangkap oleh
@spaminator dan menerima bimbingan serta mengakuinya
"Dalam beberapa hal, 'saya tidak berlaku seperti yang apa yang di maksud Steemit sebagai keaslian dan konten berkualitas. Saya sepenuhnya bersalah dalam hal ini dan bersedia menanggung akibat perbuatan saya terhadap seluruh warga Steemit, Dan saya "MEMINTA MAAF" . Postingan selengkapnya dapat dibaca disini
https://steemit.com/steemit/@kisrael/i-m-back-bigger-better.
Saya juga ingin berbagi hal lainnya. Tingkat Spam dan Plagiarisme yang berasal dari Komunitas Indonesia dan Aceh tidak seburuk yang mungkin anda pikirkan.
Sejak awal tahun 2018 Cheetah telah memberikan 1100 pesan pada postingan yang berasal dari komunitas Indonesia dan Aceh, spaminnator 22 pesan dan steemclearners 49 pesan. Bandingkan dengan 149 ribu postingan yang berasal dari komunitas ini.
Kesimpulan
Jadi ini yang hendak saya sampaikan, pastinya selalu ada telur busuk di dalam komunitas manapun, selalu ada konten buruk di jaringan internet manapun. Janganlah kita menjauhkan setiap orang dari satu komunitas dengan sikat yang sama. Beri komunitas Indonesia kesempatan dan bahkan bila memungkinkan memberi dukungan dan mungkin saja pada akhirnya, komunitas Indonesia dan Aceh berperan sebagai pendorong pertumbuhan Steemit dan dalam waktu dekat kita akan menyaksikan beberapa paus dihasilkan dari komunitas ini.
Dengan melihat model bisnis seperti Udemy, Steemit membutuhkan lalu lintas. Saya telah bekerja dengan Komunitas Indonesia dan memiliki kepercayaan serta keyakinan akan kemampuan mereka, kesediaan mereka untuk belajar dan bertumbuh serta potensi kemampuan mereka untuk membantu Steemit dalam mencapai tingkat lalu lintas yang diharapan. Saya berharap lebih banyak orang lagi akan bergabung dengan saya dalam mendidik komunitas Indonesia dan Aceh sambil menyaksikan promosi yang dilakukan komunitas Indonesia dan Aceh yang akan banyak membawa pengguna baru sekaligus peningkatan lalu lintas yang sangat dibutuhkan Steemit.
[Sumber Translasi@paulag: WHY STEEMIT SHOULD CARE ABOUT INDONESIA (https://steemit.com/steemit/@paulag/why-steemit-should-care-about-indonesia)