(This image created by AI)
Ormas di Indonesia dijadikan bahan riset oleh dosen asing, hasilnya mengejutkan
Jadi alat politik dan bisnis
Dalam bukunya Politik Jatah Preman, peneliti asal Australia Ian Douglas Wilson menjelaskan bahwa kelompok preman dan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Indonesia kerap dimanfaatkan untuk kepentingan politik maupun bisnis.
Menurutnya kelompok-kelompok ini sering berperan sebagai perpanjangan tangan pihak tertentu untuk menjalankan tugas yang tidak bisa dilakukan secara langsung.
Imbalan berupa jatah dan perlindungan
Ian menyebut hubungan tersebut bersifat timbal balik. Sebagai imbalan atas jasa yang diberikan, kelompok preman atau ormas dapat memperoleh berbagai keuntungan, mulai dari akses terhadap sumber daya, proyek tertentu, hingga perlindungan dari pihak yang memiliki kekuasaan.
Sulit diberantas karena dilindungi sistem
Menurut Ian, keberadaan preman dan ormas sulit dihapuskan karena mereka telah menjadi bagian dari jaringan kekuasaan yang lebih luas.
Ia berpendapat upaya pemberantasan sering kali tidak efektif karena kelompok-kelompok tersebut mendapat perlindungan dari aktor politik, ekonomi, maupun instansi yang memiliki kepentingan terhadap keberadaan mereka.