RAPOR : Buku Evaluasi Pendidikan

Words
385
Reading
2 min
Listen
Play
8y

Salam Steemit
Salam Pendidikan

Nilai Formal

Malam ini kembali mendapatkan hasil evaluasi pendidikan si agam. Sebuah buku rapor diperlihatkan oleh sigam katanya disuruh tanda tangani oleh ibu gurunya. Dengan bangganya dia memperlihatkan isi dalam buku rapornya. Dia menunjukkan nilai angka dan nilai huruf, tidak ada nilai C dalam catatan rapornya. Dia mungkin sudah dikasih tau oleh ibu gurunya bahwa kalau dapat nilai C itu nilai yang rendah dan itu tidak baik. Dan yang tertera di buku rapornya adalah nilai A dan B.

IMG20180429193653.jpg

Nilai Informal

Sebagai bentuk motivasi dan penilaian formal sekolah, apresiasi nilai dari hasil berlajar siswa itu penting. Dengan standar penilaian yang sudah ditetapkan pemerintah.

Akan tetapi adakah perhatian kita pada sebuah nilai informal bagi anak-anak usia sekolah dasar. Penilain non sekolah bagi siswa hanya didapatkan diluar sekolah pada saat dia dirumah berinteraksi dengan keluarganya, saat makan, bermain dengan teman-temannya, saat olah raga, dibalai pengajian. Bagaimana cara kita menilai apakah ada standar penilaian sehingga berani kita beri nilai A, B, C atau bahkan D.

IMG20180429200609.jpg

Lingkungan salah satu faktor penunjang pendidikan dan penilaian informal bagi anak usia sekolah dasar. Lingkungan adalah sebuah komunitas tempat bersosialisasinya anak-anak. Keluarga, tetangga, teman-temannya, tempat tinggal, tempat bermain, tempat mengaji.

IMG20180429200707.jpg

Pendidikan Seimbang

Pendidikan Formal dan Informal sebagai pendidikan dasar bagi anak-anak harus seimbang.

Pendidikan di sekolah mengajarkan anak-anak agar mampu memahami dan menguasai ilmu pengetahuan. Ilmu eksak, ilmu sosial menjadi pelajaran yang wajib diikuti oleh anak-anak. Sampai pada ujian peserta didik dituntut harus mampu menjawab setiap pertanyaan, yang pada akhirnya diberi penilaian sesuai dengan kemampuan sianak menjawabnya.

Sementara pendidikan informal yang tidak ada penilaian khusus, tidak ada buku rapor juga sangat penting. Ilmu tentang kehidupan dunia dan akhirat, tatacara pergaulan dengan sesama seumuran dengan orang dewasa. Tata cara pergaulan yang baik, saling menghargai, saling tolong-menolong serta tatakrama dan etika dalam bergaul. Bagaimana kita ujiankan, tentu tidak ada ujian khusus. Pendidikan Rumahan yang sangat menentukan, dengan bimbingan orang tua serta keluarga sehingga ilmu kehidupan bermasyarakat bisa didapatkan dengan baik.

IMG20180429193728.jpg

Nah.. Itu hanya pendapat saya pribadi dalam rangka membimbing sigam saat saya menandatangani buku rapornya. Dengan hanya tersenyum cengengesan sigam mendengar celoteh saya. Entah dia paham atau tidak apa yang saya pesankan kepadanya.

Dalam hati saya hanya berkata "Nanti kalau kamu sudah dewasa kamu akan paham nak"

Semoga..!!

Sigam adalah putra saya yang keempat namanya Muhammad Wali Ashif Al Qais

Salam
arifuddinaba@arifuddinaba

RAPOR : Buku Evaluasi Pendidikan | Ecency