Mari kita perhatikan dengan cara yang seksama dan dalam tempoh yang sepatutnya, perbedaan memberikan apresiasi like face book dan vote di steemit.
Mohon dikoreksi manakala amatan saya salah, tapi jangan salahkan saya kalau postingan ini singkat saja.
like di fb sering dilakukan begitu mudahnya, seringkali dengan maksud meramaikan saja. Satu dua like terjadi karena postingan memang cukup bagus dan harus diberi apresiasi bahkan dikomentari.
Sementara di steemit kita jadi agak "pelit", hati hati dan penuh perhitungan, harus ada "kepentingan" dan tujuan yang kongkrit baru kita melakukan upvote.
Tidak cukup hanya untuk sekedar menyenangkan hati seorang kawan
,lalu kita tekan butang vote.
Maaf bung! Voting power kita terbatas. Jadi, kita harus selektif, dan bahkan mawas diri.
Kira kira begitu saja kawan, menurut pemahaman saya, salah satu perbedaan antara like di facebook dan vote di steemit. Barangkali ada tawaran pemikiran yang mungkin lebih menarik dari stemians?
Sebagai tambahan, perlu dicatat bahwa paparan di atas tidak bermaksud menghadapkan secara diameteral antara peran steemit dan facebook seperti yang sering diperbincangkan beberapa steemian akhir akhir ini.
Karena bagi saya keduanya punya manfaat yang luar biasa besar bagi perkembangan komunikasi dan interaksi interpersonal manusia modern.
Sebab saya tahu diri bro, bukan kapasitas saya "memojokkan" facebook.
Saya sadar betul, jangankan untuk membuat media sekelas facebook dan juga sekelas steemit, membuat postingan tulisan rutin setiap hari saja saya tidak "sanggup". Jadi konyol sekali kalau saya memojokkan karya zuckerberg dan juga karya @ned and
@dan.
Saya harus introspeksi dulu, siapa saya, siapa Mark Elliot Zuckerberg dan siapa pula @ned.
Untuk urusan teknologi multimedia dan social networking kita kan masih banyak tidurnya dari pada terjaga. Sudah bangun dari tidur dan sudah jalan jalan pun kadang kita belum terjaga.
Belum lagi kalau saya pakai pikiran "bangai"saya, pasti ada kepentingan besar, atau malah cukup besar ketika steemit dibuat. Ada yang kita tahu dan tentu juga banyak yang kita belum tahu. Atau mungkin kita tidak akan pernah tahu.
Sebab tidak mungkin kalau nggak ada kepentingan!!
Saya buat kandang ayam aja ada kepentingan, ayam kan nggak tahu kalau saya buat kandang untuk mengurung dia. Tapi maksud saya kan baik, misalnya agar supaya ayam saya bisa makan dengan teratur dan tidak dimakan meuruwa. Demikian pula halnya steemit dan facebook.
Akhir kata mohon maaf sudah saya upayakan mencari foto kandang ayam belum berhasil.
Yang ada foto kandang bebek