Sebenarnya laporan ini ingin membahas tentang pemilihan kostum panggung. Tapi saya antar dulu dengan pembahasan umum. Biar mulus dan tidak buru-buru.
Pada dasarnya, syarat berpakaian hanya dua ditambah satu; tertutup aurat dan nyaman, ditambah (kalau bisa) sesuai penempatan. Mengapa "bersih" tidak masuk? Sebab tidak semua orang selalu bisa berpakaian bersih. Contohnya, petani dan para buruh kasar. Mereka mengambil syarat "tambah satu" tadi di setiap bekerja.
Perkara berpakaian bukanlah hal sepele, sebenarnya. Bahkan sangat serius. Coba lihat, sangat banyak calon mertua (baik secara langsung atau tersirat) yang meletakkan syarat kepada calon menantunya dengan harus memiliki pakaian dinas kantoran atau yang berlogo instansi kepemerintahan. Artinya, pakaian yang kita kenakan akan menunjukkan derajat dan identitas kita.
Dalam sebuah band, pakaian juga salah satu hal yang bisa memunculkan karakter. Kita lihat Changcuters, NAIF, Soneta Group, TipeX, dan banyak lagi. Untuk penyanyi solo ada Elvis Presley, Rama Aiphama, Farid Hardja (kau bisa tebak usia kami? Hihihi)
Bagaimana cara memilih kostum untuk karakter band yang cocok? Mudah saja. Rumuskan visi, misi dan aliran musik Anda. Rundingkan dengan seluruh personil band demi kenyamanan bersama. Setelah itu, bicarakan karakter apa yang ingin ditampilkan dalam baju band. Pertimbangkan gaya baju band, apakah formal atau santai. Sebaiknya kalian punya beberapa kostum yang disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan panggung. Di tempat panas minta ampun, tak mungkin kalian main pakai pakaian tebal. Demam tinggi kalian.
Warna baju perlu juga kita pertimbangkan sesuai dengan ruang permainan. Salah warna, kacau nampaknya. Dan nampak kali kita tidak pandai memilih busana.
Selain baju dan celana, aksesoris perlu juga dipilih sedemikian rupa. Agar bertambah manis kita. Namun jangan berlebihan, karena kesannya akan norak.
Akhirul kalam, wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh.
Salam Baju
@apache13
Pelapor: @jamboe13