Lirikan matamu begitu radikal
Senyum manismu mengancam kebhinekaan
Jika engkau berkedip, maka akan menyinggung kearifan lokal
Maaf aku tak mampu bermajas
Karena kata itulah yang selalu dijejali
Baik di Maya maupun tivi
Setiap waktu disuguhi sinekdoke pars pro toto
Memberitakan sebagian untuk mewakili seluruhnya
Aku begitu muak
Dengan kabar burung
Yang dibawa angin kencang
Menerjang bukit bukit gagah
Dan tebing tebing pongah
Akan kututup mata dan telingaku
Menggunakan Benteng nurani
Dan perisai akal sehat
Salam waras....