Hi steemian friend wherever you are. Yesterday afternoon I was invited by my friend @Syehwan to pick watermelon in his garden. Actually it was not just me that was invited, he invited my friends KOKAM-SPY also but my cuman who can come, I happened to be no work at that time.
The garden is pretty far from where we left. The garden is a relic of his late mother there. The garden is not him, the garden is managed by others, can be said to still include his immediate family as well.
Hai sahabat steemian dimanapun kalian berada. Kemarin sore saya diajak oleh kawan saya
@syehwan untuk memetik semangka di kebunnya. Sebenarnya bukan saya saja yang diajak, dia mengajak kawan kawan KOKAM-SPY juga tetapi cuman saya yang bisa datang, kebetulan saya sedang tidak ada kerjaan waktu itu.
Kebunnya lumayan jauh dari tempat kami berangkat. Kebunnya itu adalah peninggalan almarhumah ibunya di sana. Yang berkebun pun bukan dia, kebunnya itu dikelola oleh orang lain, bisa dikatakan masih termasuk keluarga dekatnya juga.
By the time we got there, it was apparently the man who managed the garden had already harvested the watermelon and had collected his harvest across the street. He's waiting for us and also waiting for the buyers who come. My friend @syehwan who had been wanting to eat watermelon immediately took a knife and split one of the watermelon fruit in the pile.
Saat kami tiba di sana rupanya orang yang mengelola kebunnya itu sudah memanen semangka dan sudah mengumpulkan hasil panennya itu di seberang jalan. Dia menunggu kami dan juga menunggu pembeli yang datang. Kawan saya
@syehwan yang sudah dari tadi ingin menyantap buah semangka langsung mengambil pisau dan membelah salah satu buah semangka yang ada di tumpukan itu.
We also took the time to see the garden directly. There are also still watermelons that still can not be harvested. maybe two more days he said. The man who manages the constraint garden now is at an increasingly cheaper price. The same thing is said by the person we met next to my friend's garden.
Kami juga menyempatkan diri untuk melihat lihat ke kebunnya langsung. Di sana juga masih ada semangka yang masih belum bisa di panen. mungkin dua hari lagi katanya. Kata orang yang mengelola kebun kendalanya sekarang adalah pada harga yang semakin murah. Hal serupa juga dikatakan oleh orang yang kami jumpai di sebelah kebun milik teman saya ini.
The man also planted watermelons in his garden but there was also melon fruit there.
After a long story in the garden and because it was full we went home.
Well of course we also brought home some watermelon.
Orang tersebut juga menanam semangka di kebunnya tapi juga ada buah melon di sana.
Setelah bercerita panjang lebar di kebun dan karena sudah kenyang kami pun pamit pulang.
Yaa tentunya kami juga membawa pulang beberapa buah semangka.