Kegilaan Aceh (Aceh Pungo)

Words
231
Reading
2 min
Listen
Play
8y

Dalam terminologi bahasa, Aceh Pungo itu berarti Aceh Gila. Ya, Aceh memang gila, dan banyak hal yang membuat Aceh menjadi gila.

Salah satunya adalah gila perang. Tapi jangan salah persepsi dulu. Gila perang disini bukan karena suka perang atau cinta terhadap keributan. Justru Aceh adalah daerah yang memiliki masyarakat cinta damai.

image

Tapi, jangan sekali kali untuk mengusik nya. Disinilah Belanda kala zaman kolonialisme dulu meletakkan logika Aceh Pungo. Ya, Belanda memberi gelar Aceh dengan Gekke Atjehsche.

Gelar tersebut bukan tanpa alasan. Dalam sejarah perjuangan rakyat Aceh melawan Belanda dulu, dalam kurun waktu 1910-1937 tercatat 120 penyerangan dan aksi nekat secara frontal terhadap Belanda. Aksi aksi nekad ini telah menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil yang tidak sedikit. Keadaan ini lah yang menjadi penyebab Belanda memberikan gelar kepada Aceh dengan sebutan "Aceh Pungo"

image

Sebelum melakukan perlawanan terhadap Belanda, pada zaman Sultan Iskandar Muda juga sudah melakukan perlawanan terhadap portugis yang mencoba menjajah. Lantas siapa yang tidak ingat dengan perjuangan Tgk Daud Beureuh dengan DI/TII nya. Pasca perjuangan Tgk Daud Beureuh muncul Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang melakukan perlawanan kepada Jakarta karena merasa dizalimi.

Rentetan perlawanan yang di lakukan oleh rakyat aceh tersebut, telah menjawab kepada kita semua, bahwa persoalan Aceh tidak bisa di selesaikan melalui kekerasan. itu artinya, menjawab persoalan Aceh hanya bisa dilakukan dengan pendekatan yang persuasif dan dialogis, KARENA SEJATINYA ACEH CINTA AKAN DAMAI.

PEACE!!

Semoga bermanfaat.


Salam

aisyahputroe@aisyahputroe

Kegilaan Aceh (Aceh Pungo) | Ecency