Good night my Stemians friends. Enjoy a break with family. Tonight I want to write about a quote from a simple saying in English. But I think it has a pretty deep message. No man is an island, so it reads.
This sentence when we translated, it can be interpreted no one on an island. But the message of this sentence is not as simple as the expression. The message to say in this sentence that no one can live alone. No one can live without the need of someone else's hand.
Why? Because we are social beings. As social beings, then we always need a helping hand of others. We need the help of others. No one can do everything alone.
How about us my Stemians friends? Are we among those who ignore the environment and those around us? Or are we among those who often reach out to others?
*INDONESIA*
Selamat malam sahabat Stemians. Selamat menikmati waktu istirahat bersama keluarga. Malam ini saya ingin menulis tentang kutipan dari sebuah pepatah sederhana dalam bahasa Inggris. Namun menurut saya memiliki pesan cukup mendalam. No man is an island, begitu bunyinya.
Kalimat ini bila diterjemah bebas, maka dapat dimaknai tidak ada seorang pun di sebuah pulau. Namun pesan dari kalimat ini tidak sesederhana ungkapannya. Pesan yang ingin disampaikan dalam kalimat ini bahwa tak ada seorang pun yang bisa hidup sendiri. Tak ada seorang pun yang bisa hidup tanpa membutuhkan uluran tangan orang lain.
Karena apa? Karena kita adalah makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, maka kita selalu membutuhkan uluran tangan orang lain. Kita membutuhkan bantuan orang lain. Tak ada orang yang bisa melakukan segalanya sendirian.
Bagaimana dengan kita sahabat Stemians? Apakah kita termasuk orang yang mengabaikan lingkungan dan orang-orang di sekitar kita? Atau, apakah kita termasuk yang sering mengulurkan tangan bagi yang lain?