PANJANG UMUR

acut(38)
Published in
#puisi
Words
67
Reading
1 min
Listen
Play
9y

Tuhan...
Nafas ini bagai tak berasa
Sesak dalam raga
Pusat rasa hambar tak terasa

Tuhan...
Aku mendendam
Mendendam pada pikiranku
Dua bola mata melongok karat
Bahkan tak berkedip
Bola mata ini
Menuju pada satu titik tanpa tujuan

Tuhan...
Hembus 'lah darah dan tulang belulang
Hembus ‘lah menuju kebenaran
Jangan pandu aku melangkah pada jalan tidak berhujung

Tuhan...
Jangan biarkan panjang umur, ketidakadilan!
Jangan, jangan biarkan.

-september 2017-

PANJANG UMUR | Ecency