Tuhan...
Nafas ini bagai tak berasa
Sesak dalam raga
Pusat rasa hambar tak terasa
Tuhan...
Aku mendendam
Mendendam pada pikiranku
Dua bola mata melongok karat
Bahkan tak berkedip
Bola mata ini
Menuju pada satu titik tanpa tujuan
Tuhan...
Hembus 'lah darah dan tulang belulang
Hembus ‘lah menuju kebenaran
Jangan pandu aku melangkah pada jalan tidak berhujung
Tuhan...
Jangan biarkan panjang umur, ketidakadilan!
Jangan, jangan biarkan.
-september 2017-