Takdir tidak pernah bertanya apa perasaan kita, apakah kita bahagia, apakah kita suka.
Takdir bahkan basa-basi menyapa pun tidak.
Kita tak dapat mengendalikannya, namun kita dapat mengendalikan diri sendiri untuk menyikapinya, bersedia menerimanya atau mendustakannya....