Kucingku ini tak mau bekerja
Mencari nafkah untuk anaknya....
Yang ia mau hanya tidur dan tidur
Ketika lapar tinggal mengeong kepada ku....
Tak kuberi maka ia akan mengikuti kemana kupergi....
Menggeong spanjang waktu hingga nasi dan ikan muncul dipiringnya....
Jika kurang ikan ia pun mengamuk, mengeram berlalu pergi.....
Lantas naik ke meja makan mencari ikan, memecahkan piring, gelas ..... Apa saja yang menghalanginya.... Itulah kucingku...
Tak taukah kau harga ikan mahal walaupun lautan kita luas 2/3 dari luas negara kita ini....
Jangan kau tanyakan garam, harga melambung tinggi dan harus diimpor.....
Ilmu petani garam hilang raib ditelan ombak....
Kucingku makanlah saja nasi yang kuberi ....
Tak tahukah kau sawah kami dijajah, direbut paksa dijadikan istana penguasa.....
Harga pupuk melesat tinggi, petani hanya bisa diam dan menerima .....
Jalan pulang memangkul cangkul, berfikir anak menangis kelaparan....
Kucingku jangan hanya tidur....
Pergilah kau menjemput rezeki
Carilah apa yang bisa dimakan
Jangan hanya merengek dan tidur saja....
Ini bukan zamannya lagi
Ayo....bangunlah kucingku
Carilah nafkah untuk anak dan istrimu....
Agar kau tau bagaimana sakitnya menjemput rezeki.....
Hingga kau banyak bersyukur...
Tiba-tiba kucingku terbangun, menatapku tajam
Seakan mengatakan....
Tahukah kau wahai manusia rezeki itu sudah dijamin oleh ALLAH.....
Tuk apa kau kikir
Tuk apa kau mengeluh
Tahukah kamu aku bukan tidur, tapi berdzikir...bertasbih
Kami makhluk ALLAH tak pernah sekalipun bernafas tanpa menyebut nama ALLAH....
Bagaimana kamu manusia?
Bahkan shalatpun kamu ringan-ringankan....
Konon lagi berdzikir....
Otakmu hanya penuh dengan nafsu dunia...
Tahukah kamu bahwa rezeki sudah dijamin, tetapi surga tidak dijamin?
Lantas kenapa kamu masih sibuk kepada sesuatu yang sudah dijamin???
Akupun tersadar.....
Hari ini aku berguru kepada seekor kucing dengan tatapan matanya yang tajam.....