Ternyata Mereka Masih Ada

Words
869
Reading
4 min
8y
Listen to this post
~6 min

Hello sahabat steemian..tentunya para sahabat selalu dalam lindungan-Nya..Amin..

Postingan saya pada kesempatan ini tentang sepuluh suku di dunia ini yang masih mempertahankan adat serta tradisinya. Hanya segelintir suku yang masih menjaga dan menjalankan tradisi mereka dengan baik. Berikut ini beberapa suku terakhir yang masih ada di dunia yang masih mempertahankan tradisinya

1 . Suku Pemancing Ikan

000_XXII467_vissers_4x5.jpg Suku Pemancin Ikan dari Xuangsi,Cina

Suku ini berasal dari Guangxi, Cina. Suku ini sangat terkenal dengan teknik memancing kormoran, dimana mereka mengikat jerat pada tenggorokkan burung dan melepasnya untuk berburu ikan. Para nelayan itu mengikat tali pada burung kormoran tersebut, hal ini dilakukan untuk mencegah burung menelan ikan hasil tangkapan mereka yang berukuran besar. Namun, burung kormoran dapat menelan ikan hasil tangkapan yang berukuran kecil. Jika hasil tangkapan ikan berukuran besar, mereka akan memaksakan siburung untuk mengeluarkannya.


2 . Suku Goroka

21117_518933184830469_2108807534_n.jpg
Suku Goroka dari Papua

Suku ini merupakan penduduk pribumi dari tanah Papua. Suku ini paling heterogen di dunia,medan yang keras serta perang antar suku sepanjang sejarah mereka, telah menyebabkan isolasi desa dan proliferasi bahasa yang berbeda. Suku ini hidup sederhana di desa - desa. Para penduduk memiliki makanan yang baik, keluarga sangat menghormati keajaiban alam. Mereka hidup dengan cara berburu, mengumpulkan tanaman yang bisa di makan, dan menanam tanaman sendiri


3 . Suku Maori

Maori.jpg
Suku Maori dari Selandia Baru

Suku Maori berasal dari Selandia Baru, mereka sangat terkenal menyembah dewa - dewi dan juga roh. Suku ini juga percaya akan keberadaan roh nenek moyang dan mahkluk supranatural yang ada di sekitar mereka. Suku ini merupakan pemburu dan juga nelayan yang ulung. Mereka menjalin jala dari harakeke serta mengukir kail ikan dari tulang dan batu. Suku ini berburu burung asli Selendia Baru termasuk burung moa dengan menggunakan bergam jebakkan dan perangkap pribumi.


4 . Suku Kayapo

Kayapo.jpg
Suku Kayapo dari Brazil

Kayapo merupakan suku asli Brazil yang mendiami 44 desa terpisah di sepanjang sungai Sincu. Suku ini dihubungkan dengan jalur yang sangat kotor dan mereka menyebut dirinya adalah orang - orang dari air besar. Sedikit demi sedikit suku Kayapo telah mempelajari teknologi, mereka sudah bisa menggunakan camera untuk merekam pertemuan - pertemuan dengan politikus, guna mencatat janji - janji yang mereka buat.


5 . Suku Kalash

63676a1d30036b19eac6708a417688ed.jpg Suku Kalas dari Pakistan

Suku Kalash hanya di dapat ditemukan dalam pegunungan Pakistan. Mereka merupakan orang - orang yang tidak biasa, karena suku Kalash memiliki kulit putih khas Eropa, banyak dari mereka memiliki rambut pirang dan mata biru terang. Mereka percaya berkat yang diberikan oleh arwah para leluhur. Di desa mereka terdapat alter persembahan untuk para arwah suci tersebut. Sedangkan untuk menjaga kesucian tanah, para wanita yang sedang haid dan hamil tidak diperbolehkan tinggal di desa, melainkan di asingkan di tepian desa di sebuah rumah.


6 . Suku Spinifex

Spinifex.jpg
Suku Spinifex dari Australia

Suku Spinifex atau disebut juga pilang uru adalah sekelompok orang yang tinggal di wilayah Victoria Desert. Wilayah itu merupakan salah satu tempat paling keras di bumi. Walaupun begitu suku Spinifex tetap berhasil bertahan, bahkan lebih 1500 ribu tahun. Namum tahun 1950 pemerintah mulai uji coba nuklir dan memaksa suku Spinifex meninggalkan daerah tersebut, sekitar akhir 1980 an mereka mulai mundur dari daerah mereka dan di hadapkan dengan masalah pembebasan lahan.


7 . Suku Cahuilla

Cahuilla.jpg
Suku Cahuilla, Amerika

Suku ini merupakan penduduk Amerika asli. Mereka telah direservasi di California Selatan, disinalah suku Cahuilla tinggal. Suku Cahuilla telah menepati tempat resevasi selama kurang lebih 3.000 tahun. Sekarang ini pemukiman ada di dekat danau Cahuilla. Suku ini tidak berhasil menurunkan bahasa mereka, perpaduan unik dari astek ulti bahasa, sekarang hanya di ucapkan oleh segelintir orang. Tradisi asli suku Cahuilla terancam oleh gaya hidup generasi muda mereka


  1. Suku Dukha

Suku Dukha.jpg
Suku Dukha, Mongolia

Suku ini berasal dari Mongolia. Suku ini merupakan pengembala rusa, mereka bangga dengan tanah mereka tinggali dan suku ini menyembah hutan salju. Suku Dukha menetap di daerah pegunungan yang dingin dan mereka sangat bergantung pada rusa sebagai alat transportasi. Jumlah suku ini kurang lebih 300 orang dan suku ini sangat ramah terhadap orang asing dan turis, karena banyak turis berdatangan membawa teknologi, tradisi dan budaya mengembala Mongolia ini di kwatirkan akan tergurus zaman.


9 . Suku Andaman

Suku andaman.jpg
Suku Andaman, Pulau Andaman

Suku ini tinggal di pulau Andaman. Suku ini memiliki tinggi rata - rata 1,5 meter dan wanitanya menderita steatopygia, akumalasi ekstrim lemak di pantat. Suku ini telah hidup dalam isolasi untuk waktu yang lama hingga sampai abad ke 19, bahkan suku ini tidak tau cara membuat api


10 . Suku Lumpur Asaro

Suku Asaro.jpg
Suku Lumpur Asaro, Papua Nugini

Suku ini berada di Papua Nugini merdeka yang sering bersembunyi. Sejumlah suku yang berbeda telah hidup tersebar di daratan tinggi selama 1.000 tahun di klan agraria yang kecil. Terisolasi oleh medan yang keras dan terbagi dengan adat dan tradisi. Menurut legenda bahwa suku Lumpur Asaro mengunsi dari musuh ke sungai Asaro, dimana mereka menunggu sampai senja untuk melarikan diri. Musuh yang melihat mereka bangkit dari tepi - tepi sungai dengan tertutup lumpur dan berpikir mereka adalah roh. Hingga sekarang suku Asaro masih menerapkan lumpur dalam masker untuk mencegah ilusi hidup dan juga untuk menakut - nakuti suku lainnya.

Begitulah sedikit penjelasan tentang beberapa suku yang masih ada di atas permukaan bumi ini, semoga sahabat steemian dapat menyukainya.

Salam
Sumber


Logo steemitku.jpg

Ternyata Mereka Masih Ada | Ecency