Diberi mata bukan untuk melihat
Diberi telinga bukan untuk mendengar
Hingar bingar campur aduk
Hiruk pikuk sepak terjang
Benci dendam silang sengketa
Kacau balau berantakan
Ya...begitulah negeri ini
Selalu asing yang kendali
Tak pernah lepas dari intervensi
Negeri yang buta dan tuli
Negeri yg mungkin pernah mati
Lalu hidup lagi...
Dalam rupa setengah jadi
Negeri tanpa telinga karna tuli
Muncul komisi pemberantasan korupsi
Namun pionirnya justru ambisi membela diri
Terpilih pemegang kursi DPR RI
Namun rapatnya sambil tidur bahkan nonton blue movie
Ditetapkan banyak kebijakan guna perbaiki negeri
Tapi malah bingung bagaimana cara mengaplikasi
Disahkan banyak undang-undang monopoli
Malah bikin rakyat miskin dan terkebiri
Kami butuh negeri yang mendengar
Supaya...
Buruh sejahtra
Petani bahagia
Guru bermartabat
Koruptor taubat
Aparat tidak keparat
Wakil rakyat merakyat
Pelajat terpelajar
Pemimpin bukan wayang
Inilah nasib hidup negeri setengah jadi
Merdeka tapi tak mandiri.